Connect with us

Hukrim

Arek Sido Nipah Maling Motor Di Tanah Merah ll Surabaya, Kini Meringkuk Di Tahanan.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, M.Amin (21) warga Sampang yang tinggal di Jalan Sido Nipah Surabaya, meringkuk di tahanan Polsek Kenjeran Surabaya lantaran ketangkap basah saat melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Tanah Merah II Surabaya.

Terkait penangkapan, M.Amin dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Suryadi, Senin (23/8/2021).

Dalam keterangannya, disampaikan, modusnya, pelaku berkeliling menggunakan motor miliknya Yamaha Vega L 6450 LN untuk mencari sasaran yang akan di curi setelah sampai di Jalan Tanah Merah Il Surabaya.

Pelaku melihat sepeda motor Honda Sonic L 6613 FQ yang terparkir di depan rumah kemudian pelaku memarkir motornya di bawah gapura kampung.

Mengetahui motor korban terparkir tanpa kunci setir, pelaku langsung menuntun
motor curiannya ke rumahnya, Jalan Sido Nipah Surabaya.

Setelah berhasil membawa kabur motor korban, pelaku kembali untuk mengambil motornya yang terparkir di bawah gapura. Apesnya saat pelaku mengambil motornya sendiri justru membuat warga curiga dan langsung mengamankan pelaku.
“Ketika di tanyai salah satu warga, pelaku menjawab ambil motor lalu korban datang mencari motornya yang hilang. Ternyata pelaku yang dicurigai dan diamankan oleh warga diinterogasi “, paparnya.

Alhasil dari interogasi warga pelaku mengaku mencuri motor. Melalui pengakuan
hasil curiannya di jual untuk kebutuhan hidup.

Atas kejadian tersebut, barang yang turut diamankan yakni motor Honda Sonic L 6613 FQ, kunci sepada motor dan sepada motor Yamaha Vega L 6450 LN.        MET/AR.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hukrim

Imam Safi’i Bin Amin Jual Ineks Di Cafe Phoenix Jalan Kenjeran Surabaya, Diadili

Published

on

Basudewa – Surabaya, Imam Safi’i layani transaksi yang sengaja dilakukan pihak berwajib secara Under Cover berbuah ke meja hijau.

Proses hukum bagi Imam Safi’i yang ditetapkan sebagai terdakwa guna jalani proses hukum di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Kamis (11/8/2022).

Dipersidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jatim, dalam bacaan dakwaannya, mengatakan, terdakwa telah menawarkan pil ineks warna biru, terhadap pihak berwajib yang menyamar guna melakukan Under Cover.

Transaksi dilakukan terdakwa tepatnya, di pub Phoenix Jalan.Kenjwran Surabaya. Akibat dari perbuatannya, JPU, menjerat terdakwa sebagaimana yang diatur dalam pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sesi selanjutnya, JPU menghadirkan 2 orang saksi dari Kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Adapun, ke-dua saksi diantaranya, yakni, Dedy Aprilianto dan Wisesa.

Dalam keterangannya, Dedy, mengatakan, terdakwa ditangkap atas penyalahgunaan ekstasi, pada minggu (20/3/2022), sekira pukul : 02.00 dini hari, di klub Phoenix, Jalan. Kenjeran Surabaya.

Dari penangkapan, ditemukan 2 butir ineks dalam tas terdakwa. Selanjutnya, dilakukan pengembangan ditemukan Barang Bukti BB pil ineks sebanyak 18 butir.

Masih menurut saksi, dari pengakuan terdakwa pil ineks didapat dari Bombay yang kini statusnya, ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lebih lanjut, saksi menjelaskan, ineks sudah diedarkan oleh terdakwa. Dari peredaran ineks tersebut, terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar 50 Ribu tiap butirnya, yang dihargai sebesar 450 Ribu.

Terdakwa ditangkap, lantaran, setelah melakukan transaksi peredaran ineks dengan petugas.

Melalui agenda pemeriksaan, terdakwa mengaku, jika mengedarkan ineks diluar klub Phoenix Jalan Kenjeran Surabaya.

Pengakuan terdakwa lainnya, tiap transaksi terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar 50 Ribu tiap butirnya.    TIM.

 

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending