Connect with us

Daerah

CV.Puri Mulya Pemborong SDN Bluluk III, Patut Dipertanyakan.

Published

on

Lamongan-basudewanews.com, Pengerjaan CV.Puri Mulya selaku, kontraktor rehabilitasi SDN Bluluk III, melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) berupa, pengerjaan rehab genteng saja sebanyak 9 lokal gedung layak dipertanyakan. Pasalnya, Kabid TK,SD Dinas Pendidikan Lamongan, Syukur, saat dikonfirmasi mengatakan, pekerjaan yang melaksanakan adalah CV Puri Mulya dari desa Nginjen.
” Kontraktornya CV.Puri Mulya , mas ! “, ucapnya.

Saat disinggung nama pemilik CV Puri Mulya, Syukur, lebih memilih diam. Sedangkan, Mandor pekerjaan rehabilitasi SDN Bluluk III Lamongan, Sukron, dalam tanggapannya mengatakan, CV Puri Mulya sekarang ini dipegang Eko Joyo.

Ia menambahkan, pada (18/8/2021), kemarin bertepatan 100 harinya almarhum istri dari Eko Joyo.

Hingga berita ini diunggah, tim basudewanews.com, terus melakukan pantauan terkait, dugaan permainan rehabilitasi SDN se-kabupaten Lamongan, berupa rehabilitasi genteng saja.

Dugaan lainnya, diketahui masih kerapnya penarikan uang SPP. Atas adanya dugaan secara tidak langsung diharapkan dari penegak hukum dari Kejaksaan, Polres maupun Polda Jatim, untuk turun melakukan pemeriksaan.   SPN.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending