Connect with us

Hukrim

Tawarkan Asisten Fotografer, Nuzul Arifin Mahasiswa Asal Sumbawa Tilep Uang Korban.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Nuzul Arifin (NA), mahasiswa yang beralamatkan Dusun Selaparang RT 001 RW 002 , Kelurahan Prode, Kecamatan,Plampang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), diamankan tim Jatanras Polrestabes Surabaya, berdasarkan laporan para korbannya.

Para korban diantaranya, Rizky Bagus Maulana dan Hendra Wijaya dijanjikan tersangka sebagai asisten pre-wedding. Sebelum diangkat sebagai asisten para korban diharuskan menyediakan kamera beserta kelengkapannya.

Selanjutnya, kedua korban bertemu di Taman Pelangi, Jalan. A. Yani, Surabaya, guna kesanggupan nya sebagai asisten fotografer. Dalam pertemuan, NA menyewa kamera guna pemotretan di sekitar Taman Pelangi Surabaya, kemudian korban diminta untuk menjemput rekan NA yang berada di salah satu tempat di Surabaya.

Sesampai di salah satu tempat, korban tak kunjung juga bertemu rekan NA lantas korban kembali menemui NA. Sayangnya, NA sudah kabur beserta kamera plus perlengkapan milik korban.

Merasa ditipu, korban pun, melaporkan kejadian tersebut, ke Polrestabes Surabaya.

Atas laporan korban, tim Jatanras Polrestabes Surabaya, melakukan serangkaian penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga meminta keterangan para saksi-saksi. Berdasarkan keterangan saksi didapatkan beberapa petunjuk pelaku semisal, data pelaku.

Selanjutnya tim Jatanras Polrestabes Surabaya, berangkat ke kota Malang untuk melakukan penangkapan NA di Jalan Guntur, Malang. Dalam penangkapan Tah diamankan barang bukti, 1 body fujifilm X-T4 (black) (SN No. 0AQ00603), 1 lensa fujinon 23 mm/XF23mmF2 R WR(silver) (SN No.8CB07605), 1 Aputure MC RGB (x2 unit) (SN No.6EP13W03581/6EP13E03600), 1 (satu) godox M1 RGB (x2 unit), 1(satu) smallrig fujifilm X-T4, cage rig + top handle, 1 tripod manfrotto beffree, 1 monitor feelworld + batre NPF 970, 1 kabel HDMI chromo,
1 SD card sandisk extreme 64 GB, 1 lensa sony 50mm GM(SN No.1809784), 1 lensa sony 70-200mm GM:N/A ,1 tamron 28-75mm (SN No.9041219), 1(satu) SSD samsung T5 1TB (SN No.S50ZNV0M400181), 1 tripoad manfrotto beffree GTX PRO (SN No.SDF0A6632714), 1 jaket warna biru tua, sepatu warna coklat
topi warna hitam.

Atas perbuatan NA para korban alami kerugian sebesar 150 Juta dan tersangka dijerat sebagaimana dalam pasal pasal 378 KUHP. MET/AR.

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Dijerat UU Perlindungan Konsumen Dan Penipuan Medina Zein Eksepsi Dakwaan Jaksa Tanjung Perak Surabaya

Published

on

Basudewa – Surabaya, Sidang perkara sangkaan menawarkan produk tas bermerk Hermes padahal palsu melibatkan Medina Zein sebagai terdakwa bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Selasa (29/11/2022).

Dipersidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya, Ugik Brahmantyo, usai bacakan dakwaannya, di reaksi secara tegas oleh, terdakwa yakni, melakukan eksepsi.

” Saya eksepsi atas dakwaan JPU Yang Mulia, melalui, Penasehat Hukumnya ,” ujar terdakwa.

Sebagaimana diketahui, dakwaan JPU, disebutkan, pada 28 Juni 2021, terdakwa menawarkan barang, mempromosikan barang dengan potongan harga.

Melalui penawaran terdakwa meminta Uci Flowdea Sudjiati guna transfer sejumlah uang ke rekening atas nama Medina Global Indonesia juga ke rekening atas nama terdakwa.

Selanjutnya, terdakwa mengirim 3 tas merk Hermes produk Prancis ke Uci Flowdea Sudjiati (korban) melalui Firda. Kemudian, korban memeriksa tas tersebut.

Alhasil, ke tiga tas diyakini, korban tidak sesuai dan membatalkan pembelian. Dari pembatalan korban pihak terdakwa tidak keberatan namun, terdakwa justru menawarkan kembali tas merk Hermes yang diakuinya, adalah milik pribadi.

Selain itu, terdakwa meyakinkan korban bahwa barang milik pribadi terdakwa adalah asli 1000 persen.

Lagi lagi, korban mengetahui barang tersebut, tidak sesuai keasliannya, hingga korban merasa dirugikan terdakwa sebesar 1 Milyard lebih.

Atas perbuatannya, JPU menjerat terdakwa sebagaimana yang diatur dalam pasal 62 ayat (1) Juncto pasal 9 ayat (1) huruf a Undang Undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen atau pasal 378 KUHP.    MET.

Lanjutkan Membaca

Trending