Connect with us

Hukrim

Dimasa Sulit, Dua Pemuda Curi Tangga Alumunium Toko Jalan Kenjeran Surabaya.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com,
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan sendirinya menghantam ekonomi kita. Semakin banyak orang terputus sumber nafkahnya imbas masa Pandemi Covid19 seperti halnya, dua pria ini yang nekat mencuri tangga aluminium, Jumat (13/8/2021).

Kedua pria tersebut, Anang Jatmiko dan Syahroni Firmansyah mencuri tangga aluminium milik Hartono Widjaja yang sengaja dipajang di toko beralamatkan Jalan Kenjeran 272 Surabaya, Kamis (5/8/2021).

Aksi kedua tersangka terekam Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di sekitar lokasi. Dalam aksinya, mereka berkeliling menggunakan motor Honda Supra Fit L 5710 SU, hingga melihat tangga alumunium milik korban yang terpajang di depan toko, keduanya mulai memerankan modusnya berupa, melepas tali yang diikatkan pada tangga aluminium kemudian salah satu tersangka mengangkut tangga aluminium menuju motor yang sengaja menunggu didepannya.

Merasa berhasil, keduanya kabur tancap gas motor dan menjual hasil perbuatannya yang melanggar hukum sebesar 300 Ribu.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Tambaksari Surabaya. Melalui laporan korban, jajaran Polsek Tambaksari, bergerak melakukan penangkapan kedua tersangka berdasarkan hasil rekaman CCTV.

Kedua tersangka, saat dilakukan penangkapan awalnya, mengelak namun, berdasarkan rekaman CCTV akhirnya, kedua tersangka mengakui perbuatannya.

Hingga berita ini diunggah, jajaran Polsek Tambaksari Surabaya,  masih melakukan penyelidikan terhadap keduanya.

Hasil penyelidikan, keduanya mengaku, barang hasil curian dijual ke salah satu pembeli yang berada dikawasan Jalan Gembong Surabaya. Dari pengakuan keduanya, Jajaran Polsek Tambaksari Surabaya, berusaha mengembangkan untuk melakukan penangkapan terhadap salah satu pembeli tersebut.

Sementara, Kapolsek Tambaksari Surabaya, Kompol M. Akhyar, membenarkan bahwa jajarannya telah melakukan penangkapan kedua tersangka.

Akibat perbuatan kedua tersangka, korban mengalami kerugian materil sebesar 450 Ribu. Sedangkan, penerima barang curian masih diburu guna dilakukan penangkapan.
” jajarannya masih memburu penadah barang curian yang dijual tersangka di Jalan Gembong Surabaya “, tuturnya.  MET/AR.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hukrim

Imam Safi’i Bin Amin Jual Ineks Di Cafe Phoenix Jalan Kenjeran Surabaya, Diadili

Published

on

Basudewa – Surabaya, Imam Safi’i layani transaksi yang sengaja dilakukan pihak berwajib secara Under Cover berbuah ke meja hijau.

Proses hukum bagi Imam Safi’i yang ditetapkan sebagai terdakwa guna jalani proses hukum di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Kamis (11/8/2022).

Dipersidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jatim, dalam bacaan dakwaannya, mengatakan, terdakwa telah menawarkan pil ineks warna biru, terhadap pihak berwajib yang menyamar guna melakukan Under Cover.

Transaksi dilakukan terdakwa tepatnya, di pub Phoenix Jalan.Kenjwran Surabaya. Akibat dari perbuatannya, JPU, menjerat terdakwa sebagaimana yang diatur dalam pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sesi selanjutnya, JPU menghadirkan 2 orang saksi dari Kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Adapun, ke-dua saksi diantaranya, yakni, Dedy Aprilianto dan Wisesa.

Dalam keterangannya, Dedy, mengatakan, terdakwa ditangkap atas penyalahgunaan ekstasi, pada minggu (20/3/2022), sekira pukul : 02.00 dini hari, di klub Phoenix, Jalan. Kenjeran Surabaya.

Dari penangkapan, ditemukan 2 butir ineks dalam tas terdakwa. Selanjutnya, dilakukan pengembangan ditemukan Barang Bukti BB pil ineks sebanyak 18 butir.

Masih menurut saksi, dari pengakuan terdakwa pil ineks didapat dari Bombay yang kini statusnya, ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lebih lanjut, saksi menjelaskan, ineks sudah diedarkan oleh terdakwa. Dari peredaran ineks tersebut, terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar 50 Ribu tiap butirnya, yang dihargai sebesar 450 Ribu.

Terdakwa ditangkap, lantaran, setelah melakukan transaksi peredaran ineks dengan petugas.

Melalui agenda pemeriksaan, terdakwa mengaku, jika mengedarkan ineks diluar klub Phoenix Jalan Kenjeran Surabaya.

Pengakuan terdakwa lainnya, tiap transaksi terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar 50 Ribu tiap butirnya.    TIM.

 

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending