Connect with us

Daerah

Prajurit TNI AL Aru, Bersama Jalasenastri Berbagi Sembako Ke Warga  Bahari Nusantara.

Published

on

Dobo-basudewanews.com, Pangkalan TNI AL Aru, yang dipimpin Letkol Laut (P) Choirur Roziqin M.Tr.Hanla, bersama Ibu-Ibu Jalasenastri secara langsung membagikan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid19 di desa binaan yakni, Dusun Belakang Wamar Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (13/8/2021).

Bantuan paket sembako diberikan Choirur Roziqin M. Tr.Hanla, secara door to door tampak didampingi Ketua Jalasenastri cabang 4 Korcab IX Dja III Lanal Aru,Yulli Astuti Choirur.

Selain itu, turut serta dalam penyaluran sembako tersebut sejumlah Perwira, staf dan  Ibu-ibu  jalasenastri Lanal Aru.

Pada kesempatan itu, Choirur Roziqin M. Tr.Hanla, berharap, bantuan sembako tersebut dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi dikarenakan banyak masyarakat yang terkena dampak Covid-19 secara ekonomi.

Dikatakan, kegiatan berbagi paket sembako kali ini, merupakan salah satu wujud totalitas dan komitmen pangkalan TNI-AL Aru,dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat Kepulauan Aru, sesuai instruksi dari Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono.

Danlanal Aru, sampaikan, kepada masyarakat untuk tetap semangat dalam menghadapi pandemi Covid19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.
“Kita semua berharap agar pandemi ini, segera berakhir dan aktivitas dapat kembali dengan normal “, imbuhnya.

Diketahui, Kegiatan pemberian bansos sembako yang dilaksanakan oleh Lanal Aru ini selain kepada masyarakat desa binaan, juga diberikan kepada masyarakat lain yang membutuhkan dengan diberikan secara door to door oleh Prajurit Lanal Aru guna menghindari kerumunan.

Dalam masa pandemi Pangkalan TNI AL Aru, juga melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat Aru, yang telah bekerja sama dengan Dinkes Pemda Kabupaten Aru, untuk membentuk head imunnity di kalangan masyarakat Kepulauan Aru.         JUS.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Polres Aru Tetapkan 3 Tersangka Terduga Korupsi Dana Covid 19

Published

on

Basudewa – Dobo, Polres Kepulauan Aru, menetapkan 3 tersangka terkait, dugaan tindak pidana korupsi penanganan Covid-19 tahun anggaran 2020.

Dugaan korupsi dana Covid 19, yang ditangani oleh, Sinas Ketahanan Pangan Kabupaten kepulauan Aru.

Hal diatas, disampaikan,Kapolres Kepulauan Aru, AKBP. Dwi Bactiar Rivai, pada Rabu (30/11/2022), saat jumpa Pers.

Terkait dengan kasus dugaan korupsi penyimpangan, penyalahgunaan anggaran corona virus disease 2019, Kabupaten Kepulauan Aru, kami menetapkan, 3 tersangka yang berinisial, MG (Penyedia), CR (PPK) dan DH (KPA).

Berdasarkan, hasil perhitungan dari BPKP Perwakilan Provinsi Maluku, pada tanggal 25 November 2022, dengan kerugian negara sebesar 292 Juta pada Dinas Ketahanan Pangan,” ucap Kapolres.

Dalam konferensi Pers di Mapolres Aru, tersebut, Kapolres didampingi, Kasat Reskrim, Iptu.Andi Amrin dan Kasi Humas, Iptu. Fransisca Liantty Iwane .

Penetapan 3 tersangka ini, pihaknya, mengirimkan panggilan saksi tanggal 25 November 2022 untuk ketiga tersangka untuk hadir dalam pemeriksaaan.

“Tersangka MG (Penyedia) hadir senin tanggal 28 November 2022 pukul 09.00 WIT, dan diperiksa sebagai saksi setelah itu dialihkan status menjadi tersangka dan dilakukan penahanan ,” kata Kapolres.

Selanjutnya, tersangka CR (PPK) hadir selasa tanggal 29 November 2022 pukul 09.00 WIT, dan diperiksa sebagai saksi setelah itu dialihkan status menjadi tersangka kemudian ditahan.

Untuk tersangka DH (KPA) hadir rabu tanggal 30 November 2022 pukul 09.00 WIT, dan diperiksa sebagai saksi setelah itu dialihkan menjadi tersangka kemudian ditahan.

” Hasil kerugian keuangan Negara sudah kami sita dari Penyedia MG dan dalam waktu dekat berkas perkara Dinas Ketahanan Pangan akan kami limpahkan ke Kejaksaan,” Kata Mantan Kapolres MBD .

Pasal yang disangkakan terhadap tiga orang tersangka, yakni, pasal 2 ayat (1), (2) dan atau pasal 3 Undang Undang nomor 31 tahun 1999, tentang perubahan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Lebih lanjut, anggaran Covid-19 tahun 2020 di refucusing sebesar 60 Millyard, dan yang direalisasikan yaitu, sebesar 41 Millyard untuk 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabupaten Kepulauan Aru.

Namun dari Review maupun hasil data Dinas Kesehatan pada saat itu, Kabupaten Kepulauan Aru, masih dalam Zona Hijau.

“ BPKP telah lakukan Audit Investigasi dan mendapatkan temuan Indikasi Kerugian Keuangan Negara untuk 5 OPD Kabupaten Kepulauan Aru. Sedangkan, untuk 16 OPD lainnya masih kami dalami proses lidik ,” ujar Kapolres.

Dari Hasil Lidik serta keterangan Ahli LKPP dan Hasil BPKP Perwakilan Provinsi Maluku, pihaknya, melaksanakan Gelar Perkara dan menaikan status untuk 5 OPD ke Tahapan Penyidikan.

Adapun 5 OPD yaitu, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Aru.

“ Kami telah melakukan Pemeriksaan saksi, melakukan penyitaan terhadap Dokumen, melakukan pemeriksaan terhadap Ahli LKPP dan telah meminta kepada BPKP melakukan perhitungan kerugian negara untuk 5 OPD. Sehingga, BPKP perwakilan Provinsi Maluku telah mengeluarkan Hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara untuk Dinas Ketahanan Pangan ,” beber Kapolres.

Sedangkan, untuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan,Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kepulauan Aru menyusul nantinya.

” Sementara itu, mengenai kasus KPU, pihak BPK RI sedang menghitung kerugian Negara sehingga setelah selesai menghitung kerugian negara baru kita tetapkan tersangka ,” pungkasnya.
Dedi Weusa.

Lanjutkan Membaca

Trending