Connect with us

Pemerintahan

Kecamatan Asemrowo Gelar Vaksinasi Tahap Ke Dua.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Kebijakan Pemerintah akan kecenderungan kesehatan akibat ledakan kasus Covid19 dibutuhkan mobilitas guna penanganan penaggulangan Covid19. Bentuk kebijakan Pemerintah yakni,
mendorong inisiatif percepatan vaksinasi tampak di implementasikan oleh, Kecamatan Asemrowo Surabaya, bersama PD MIO dengan tema ” Sehari kurang lebih seribu orang ” vaksinasi bagi warga pada tahap 2.

Melalui, Camat Asemrowo, Bambang Ukoro, kepada Basudewanews.com, menyampaikan, giat serbuan vaksinasi besok kita diadakan Kamis (12/8/2021) mulai pukul 07.00 Pagi hingga selesai.

Pelaksanaan vaksinasi rencana untuk 918 warga Asemrowo saja !. Sebelumnya, warga yang sudah melaksanakan vaksinasi tahap pertama di Puskesmas Asemrowo.

Lebih lanjut, syarat bagi warganya, yakni,
harus membawa Foto copy KTP,  membawa bukti vaksin pertama dan membawa Bolpoin (untuk pengisian form) serta membawa undangan yang telah di edaran oleh Puskemas Asemrowo.

Secara tekhnis, besok pihaknya, akan menggandeng PD MIO guna mengatur jam untuk menghindari kerumunan massa dan mengantisipasi warga yang hadir di lokasi pelaksanaan Vaksin.
” Agar pelaksanaan vaksin secara berkesinambungan mengalir tidak ada kerumunan. Sehingga, pengaturan ini mampu meminimalisir kerumunan meski data warga yang mengikuti Vaksinasi tahap 2  jumlahnya cukup besar “, terangnya.

Adapun, sarana pelaksanaan vaksinasi akan ditempatkan di lapangan Futsal supaya warga bisa tertib saat melaksanakan Vaksin dan tidak terganggu dengan lainya.

Ia berharap, dengan kegiatan serbuan vaksinasi dilapangan Futsal Asemrowo Surabaya, samping Puskesmas Asemrowo bisa berlangsung dengan tertib dan lancar.
” Semoga pelaksanaan Vaksinasi bisa memenuhi target dari data yang sudah ada di Kecamatan atau Puskemas Asemrowo Surabaya “, pungkasnya.           MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Sekretaris Camat Gunung Anyar Keukeuh Tak Berkenan Rapat Keluhan Warga Terkait Laik Jalan Di Input Jurnalis

Published

on

Basudewa – Surabaya, Keluhan warga Gunung Anyar Tambak khususnya, RT 6 RW 01 Kelurahan Gunung Anyar Tambak Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, terkait jalan yang kerap dilewati truck Molen difasilitasi dengan pertemuan rapat para pihak terkait.

Rapat para pihak terkait, difasilitasi Camat Gunung Anyar Surabaya, pada Kamis (12/10/2023).

Adapun, beberapa pihak terkait dalam rapat tampak, yaitu, Bakesbang, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Bagian Hukum , Danramil Rungkut, Kapolsek Gunung Anyar, Lurah Gunung Anyar Tambak, LPMK, Kepala Trantib, Ketua RW 1, Ketua RT 06 Gunung Anyar Tambak, Pimpinan PT. Catur, PT. Graha Abdael Sukses.

Sebelum rapat dimulai, Sekretaris Camat menyampaikan, mewakili Camat yang berhalangan hadir karena ada agenda lain.

Tampak Truck Molen Kerap Melintasi Akses Jalan Perkampungan Warga Gunung Anyar Tambak Surabaya..

Tatkala, akan dimulai agenda rapat tersebut, Sekretaris Camat Gunung Anyar Surabaya, tidak memberi izin giat rapat di input jurnalis.

Bahkan, salah satu Satpol PP yang berada di sebelah Sekretariat Camat pun, turut komentar berupa, dari mana mas ?.
apa kenal jurnalis …. menyebut nama media besar harian yang ada di Surabaya.

Ada apa ?, giat rapat pertemuan beberapa pihak, keluhan warga terkait jalan yang kerap dilewati truk Molen, pihak Sekretaris Camat membatasi akses keterbukaan publik dengan tidak memberi izin jurnalis.

Usai rapat pun, Sekretaris Camat saat ditemui, apa hasil dari rapat tersebut, hanya mengarahkan Jurnalis untuk meng-input Resume rapat dengan alasan sedang buru buru akan ada pertemuan lain.

Salah satu RT 06 Gunung Anyar Tambak, Dwi Hariyanti dan beberapa warga saat ditemui, usai rapat, menyampaikan, bahwa rapat masih belum menghasilkan kebijakan maupun putusan.

Lebih lanjut, Dwi Hariyanti, mengatakan, pihak Dinas Perhubungan Surabaya, masih belum bisa menentukan klasifikasi jalan yang menjadi akses truk Molen.

Sementara salah satu warga, yang namanya, tidak mau disebutkan, mengatakan, kurang puas atas rapat yang di fasilitasi Camat Gunung Anyar.

” Saya kurang puas mas !, unek unek kami tidak bisa disampaikan secara langsung di rapat namun, harus disalurkan ke Ketua RT 06 yang kemudian disampaikan oleh RT ,” ungkapnya.

Untuk diketahui, warga Gunung Anyar Tambak RT 06 RW 1 Gunung Anyar Tambak Surabaya, mengeluh akses jalan di kampungnya, kerap dilewati truck Molen.

Dampak, lalu lalang truck Molen, akses jalan di kampung rusak dan ketika truck Molen melintasi selendang jalan rumah warga sekitar terasa bergetar.

Dampak tersebut, beberapa warga mengadu ke Ketua RT 06 Gunung Anyar Tambak Surabaya. Dari keluhan warga Dwi Hariyanti selaku, Ketua RT 06 melayangkan surat ke beberapa pihak terkait.

Atas surat yang telah dilayangkan, Camat Gunung Anyar Surabaya, memfasilitasi rapat pertemuan.

Melalui, informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, dalam rapat pihak Dinas Perhubungan masih belum bisa menentukan klasifikasi jalan yang kerap dilewati truck Molen hingga beberapa warga RT 06 tidak puas atas hasil rapat tersebut.  MET.

Lanjutkan Membaca

Trending