Indra Tantomo Tidak Ditahan, Penasehat Hukum Sri Sudarti Sampaikan, Karena Batal Demi Hukum.

110

Surabaya-basudewanews.com, Indra Tantomo (terdakwa) yang statusnya, tidak ditahan. Dalam perkara pinjaman dana di koperasi sebesar 4 Milyard disampaikan Penasehat Hukum terdakwa, Sri Sudarti, dasar kliennya tidak ditahan lantaran, Batal Demi Hukum (BDH).

” Kliennya tidak ditahan karena BDH, mas ! “, ucapnya sembari ngacir meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Perkara yang melibatkan terdakwa atas jeratan pasal 378 KUHP dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, I Willy Gede, dipersidangan menuntut pidana penjara selama 3 tahun bagi terdakwa bergulir, Kamis (5/8/2021).

Terdakwa yang tidak ditahan, terpaksa hadir di Pengadilan Negeri Surabaya, guna jalani proses hukum. Kehadiran terdakwa yang statusnya tidak ditahan memantik pertanyaan jurnalis yang biasa nge-pos di Pengadilan Negeri Surabaya.

Usai persidangan, JPU saat disinggung terkait status terdakwa yang tidak ditahan mengatakan, no coment !.
” Udah dulu, ya ? “, pintanya.

Sementara,  I Wayan Titip Sulaksana yang juga dewan pembina basudewanews.com, angkat bicara, kalau sudah disidangkan, kewenangan untuk menahan ada pada Ketua Majelis hakim.

Lebih lanjut, apakah ada upaya permohonan perubahan status tahanan oleh Penasehat Hukum terdakwa ?.

Sayangnya, Penasehat Hukum terdakwa, Sri Sudarti saat disinggung kliennya tidak di tahan menyebut, kliennya tidak ditahan karena Batal Demi Hukum (BDH).

Atas jawaban Penasehat Hukum terdakwa, bahwa yang dimaksud BDH maka harus ada pernyataan putusan BDH dari instansi Pengadilan yang lebih tinggi namun, keadaan batal demi hukum tidak dengan sendirinya terjadi (untuk itu, harus ada pernyataan resmi dari instansi yang lebih tinggi).

Hingga berita ini diunggah, tim basudewanews.com, belum mendapat pernyataan resmi dari instansi jika benar-benar status terdakwa tidak ditahan lantaran BDH.        MET.