Penasehat Hukum Firdaus Fairuz Bin Achmad Secara Keji Aniaya PRT, Jalani Proses Hukum.

111

Surabaya-basudewanews.com, Keji dan tidak ber-perikemanusiaan kalimat tersebut, sepertinya, layak disematkan terhadap Firdaus Fairuz bin Achmad (terdakwa). Penyematan kalimat, tumbuh saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Siska Christina, bacakan dakwaannya, di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (4/8/2021).

Beberapa poin dakwaan JPU diantaranya,  terdakwa yang tinggal di Jalan Manyar Tirtomoyo nomor 54, RT 01 RW 04 Menur Pumpungan Sukolilo Surabaya, bahwa di bulan Agustus 2020, terdakwa memukul Elok Anggraini Pembantu Rumah Tangga (PRT) mengunakan shower lantaran, Elok menumpahkan sabun cair di kamar mandi.

Selain memukul, terdakwa juga kerap melakukan tindak kekerasan berupa, menonjok Elok dengan tangan kosong, memukul menggunakan sapu juga menendang tepat mengenai perut, dada Elok.

Perlakuan kekerasan terus berulang tatkala, terdakwa dalam keadaan marah-marah meluapkan emosi dengan menyetrika paha Elok.

Lebih tidak manusiawi ditunjukkan terdakwa, bahwa saksi ketahuan melompat pagar guna membeli makanan ringan justru malah dikenakan biaya kerusakan pagar sebesar 40 Juta.

Kekejian terdakwa berulang, saat terdakwa menyuapi Elok beserta “kotoran kucing ” lantaran, Elok dianggap kurang bersih menyapu lantai karena masih tersisa kotoran kucing.

Atas perbuatannya, JPU menjeratnya sebagaimana yang diatur dalam pasal 44 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.   MET.