Diduga Mencaplok Tanah Milik Patemi PT.Pakuwon Dharma Digugat.

56

Surabaya-basudewanews.com, Sidang lanjutan, Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan perkara nomor : 211/Pdt.G/2021/PN Sby, bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (3/8/2021).

Sidang gugatan PMH beragenda mendengar keterangan saksi yang dihadirkan PT.Pakuwon Dharma (Tergugat).

Kedua saksi yang dihadirkan, pihak Tergugat yakni, Budi dan Eko.Adapun keterangan keduanya, mengetahui tanah yang terletak di Sambikerep Surabaya, karena menurut pengakuan keduanya, sebagai tim pembebasan lahan.

Saksi menyampaikan, keduanya bekerja sejak tahun 1993, silam, sebagai Tim pembebasan lahan.

Ia tidak tahu persoalan tanah yang dimaksud (posisi dan letak tanah yang dimaksud Penggugat tidak tahu).

Sedangkan, Patemi (Penggugat) melalui, Penasehat Hukumnya, Moch. Mas’ud melontarkan pertanyaan berupa, apakah kedua saksi

Secara terpisah, Patemi melalui, Penasehat Hukumnya, Moch Mas’ud mengatakan, kedua saksi yang dihadirkan Tergugat dihadapan Majelis Hakim kedua saksi tidak mengetahui sama sekali tanah yang dimaksud Penggugat.

Ia menyimpulkan, kedua saksi kapasitas dan pengetahuannya terbatas jadi tidak tahu isi dari gugatan kami. Padahal pengakuan kedua saksi sejak 1993 silam sebagai tim pembebasan lahan, sedangkan pembebasan lahan itu sejak tahun 1980, maka kedua saksi tadi tidak nyambung.

Ia menambahkan, tanah itu sebagian masih dikelola ahli waris dan kini ditanami jagung namun, ada sebagian tanah diduga dicaplok pihak Tergugat.
” Tanah milik kliennya, saat ini masih dalam pengelolaan ahli waris namun, itu sudah tidak utuh karena sebagian lahan dicaplok pihak Tergugat “, imbuhnya.

Sidang selanjutnya, beragenda Pemeriksaan Setempat (PS) lantaran, suasana masih Pandemi serta ada penerapan PPKM maka sidang di jadwalkan (20/8/2021).    MET.