Syaiful Arifin Divonis 14 Bulan, Jaksa Tak Terima Langsung Nyatakan Banding.

78

Surabaya-basudewanews.com, Sidang lanjutan, bagi Syaiful Arifin sebagai terdakwa yang dijerat pasal 378 KUHP dengan tuntutan 30 bulan oleh, Suparno selaku Majelis Hakim dijatuhi vonis 14 bulan penjara pada Kamis (15/7/2021) di ruang Sari Pengadilan Negeri Surabaya.

Atas bacaan putusan pidana penjara selama 14 bulan langsung di reaksi oleh, Suwarti selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Adapun reaksi JPU yakni, langsung menyatakan sikap banding dalam perkara tersebut.
” Kami banding Yang Mulia,” tuturnya pelan.

Hal ini, disampaikan oleh, JPU saat dihubungi melalui telepon selulernya. Dalam penyampaian JPU mengatakan, sebenarnya kemarin setelah tanggapan JPU atas nota pembelaan terdakwa selanjutnya, oleh Majelis Hakim berlanjut pada agenda putusan.
” Kemarin tim basudewanews.com, hanya menanyakan tanggapan saja, sehingga pihaknya menyampaikan isi tanggapan. Padahal setelahnya langsung berlanjut, agenda putusan, mas ! ,” dalih JPU.

Baca juga : https://basudewanews.com/2021/05/19/syaiful-arifin-pegawai-dinas-ketahanan-pangan-pemkot-surabaya-terjerat-tindak-pidana-penipuan/

https://basudewanews.com/2021/07/14/syaiful-arifin-pns-dinas-ketahanan-pangan-surabaya-dituntut-30-bulan-ajukan-pledoi/

https://basudewanews.com/2021/07/15/jaksa-tanggapi-pledoi-syaiful-arifin-pns-dinas-ketahanan-pangan-surabaya/

Untuk diketahui, pada sidang agenda nota pembelaan terdakwa pada medio Rabu (14/7/2021), Suparno selaku, Majelis Hakim telah menjadwalkan sidang agenda tanggapan nota pembelian dari JPU pada Kamis (15/7/2021) dan pada Medio Jum’at (16/7/2021) agenda pembacaan putusan dari Sang Majelis Hakim.

Sayangnya, agenda sewaktu-waktu langsung bisa berubah yakni, pada medio Kamis (15/7/2021) saat agenda tanggapan dari JPU langsung berlanjut pada agenda putusan dari Sang Majelis Hakim.

Melalui pantauan, jadwal persidangan yang telah ditentukan oleh Majelis Hakim dipersidangan bisa menjadi sewaktu-waktu berubah.                       MET.