Connect with us

Hukrim

Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Tegaskan, Lockdown Tahap III Diperpanjang.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Pemberlakuan Lockdown tahap III di Pengadilan Negeri Surabaya, bakal diperpanjang. Hal ini, disampaikan oleh, Martin Ginting selaku Humas Pengadilan Negeri Surabaya, pada Jumat (9/7/2021).

Pemberlakuan Lockdown tahap III diserukan pada medio Kamis (1/7/2021), bahwa Pengadilan Negeri Surabaya, melakukan pembatasan pelayanan publik dimulai sejak (2/7/2021) hingga (9/7/2021). Namun, penerapan Lockdown tahap III terpaksa diperpanjang lantaran, berdasarkan evaluasi terkait, banyaknya ASN dan Hakim yang terpapar Covid19 serta pemberlakuan kebijakan Pemerintah yakni, PPKM khususnya, di Jawa dan Bali maka guna mendukung program tersebut, Pengadilan Negeri Surabaya, hingga medio (20/7/2021) masih berlakukan batasan pelayanan.

Melalui layanan pesan via WhatsApp, Martin Ginting selaku Humas Pengadilan Negeri Surabaya, menyampaikan, bahwa Ketua Pengadilan Negeri Surabaya dan Ketua Pengadilan Tinggi Jatim, setelah melakukan koordinasi guna memutus mata rantai penyebaran Kedua Lembaga Pengadilan Negeri Surabaya, maupun pengadilan Tinggi Jatim, menerapkan kebijakan perpanjangan Lockdown tahap III.
” Kebijakan perpanjangan Lockdown tahap III terpaksa dilakukan lantaran, semata-mata
demi keselamatan ASN dan Hakim serta masyarakat pengguna jasa layanan,” tuturnya.

Masih menurut keterangan, Martin Ginting, pegawai ASN maupun Hakim di Pengadilan Negeri Surabaya, yang aktif melaksanakan tugas hanya sekitar 25 persen.

Dalam kondisi tingkat pelayanan berkurang maka Pengadilan Negeri Surabaya,sembari melakukan penetrasi di tiap-tiap ruang sidang berupa, penyemprotan sanitasi dengan harapan seluruh ruangan bisa steril.

Kedepannya, pasca pemberlakuan Lockdown tahap III, diharapkan Majelis Hakim bisa mengatur jadwal persidangan guna menghindari penumpukan para pencari keadilan.

Diujung pembicaraan, Martin Ginting, menyampaikan, pesan, kepada masyarakat pencari keadilan maupun pengguna jasa Pengadilan Negeri Surabaya, dapat mengakses segala informasi secara on-line melalui Aplikasi SI-PINTAR tanpa harus datang ke Pengadilan Negeri Surabaya.
“saat ini berdiam sejenak tanpa mondar-mandir ke Pengadilan Negeri Surabaya, pasti bermanfaat bagi kemanusiaan di sekitar kita,” imbuhnya.
MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending