Diduga Oknum Guru Gadaikan Unit Truck PT.SMS Finance Lapor Ke Polisi.

30

Lombok Utara-basudewanews.com, Oknum guru berinisial RSH sebagai debitur yang bertempat tinggal di Dusun akar-akar Selatan, Desa Akar-akar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dilaporkan ke Polisi gegara mengadaikan truck yang masih dalam proses kredit.

Atas laporan, Ari Anggara Setyawan selaku, Branch Manager Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance maka RSH disangkakan sebagaimana yang diatur dalam pasal 36 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia.

Melalui Soegeng Hari Kartono selaku, Penasehat Hukum SMS Finance kepada basudewanews.com, menyampaikan, RSH sebagai debitur diduga telah mengadaikan truck disaat tidak kuat membayar angsuran (unit dalam proses kredit).

Masih menurutnya, RSH dilaporkan di Satreskrim Polres Lombok Utara pada 15 Februari 2021 dengan nomor LP : TBL/19a/II/2021/NTB/Res.lotara.

Laporan tersebut, kini telah naik ke tahap penyidikan. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) laporan kepolisian, dari pengaduan meningkat ke tahap penyidikan dengan kisaran waktu penyelesaian proses penyidikan paling lama sembilan puluh hari.

Ia menambahkan, jika debitur ada keterlambatan pembayaran terhadap unit yang dikredit sebaiknya, debitur menyerahkan unit ke PT.SMS Finance.
” Seyogyanya, debitur ada kendala yakni, mengalami keterlambatan pembayaran ya !, unit dikembalikan agar tidak terjadi permasalahan BI-Chek-in ,” pesannya.

Dalam perkara ini, debitur sudah diingatkan sedari awal. Namun debitur tidak menghiraukan justru itu, unit diketahui PT.SMS Finance malah dalam posisi digadaikan.

Atas laporan tersebut, dalam proses telah baik pada tingkat penyidikan,. ia  mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Lombok Utara.
” Pihak Satreskrim Polres Lombok Utara sebagai institusi Polri yang responsibilitas, transparan dan berkeadilan (presisi) ,” ucapnya.

Diujung pembicaraan, hasil laporan yang sudah naik ke tingkat penyidikan adalah wujud Polresta Lombok Utara telah menjalankan progres Kapolri.         MET.