Connect with us

Hukrim

Diduga Oknum Guru Gadaikan Unit Truck PT.SMS Finance Lapor Ke Polisi.

Published

on

Lombok Utara-basudewanews.com, Oknum guru berinisial RSH sebagai debitur yang bertempat tinggal di Dusun akar-akar Selatan, Desa Akar-akar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dilaporkan ke Polisi gegara mengadaikan truck yang masih dalam proses kredit.

Atas laporan, Ari Anggara Setyawan selaku, Branch Manager Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance maka RSH disangkakan sebagaimana yang diatur dalam pasal 36 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia.

Melalui Soegeng Hari Kartono selaku, Penasehat Hukum SMS Finance kepada basudewanews.com, menyampaikan, RSH sebagai debitur diduga telah mengadaikan truck disaat tidak kuat membayar angsuran (unit dalam proses kredit).

Masih menurutnya, RSH dilaporkan di Satreskrim Polres Lombok Utara pada 15 Februari 2021 dengan nomor LP : TBL/19a/II/2021/NTB/Res.lotara.

Laporan tersebut, kini telah naik ke tahap penyidikan. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) laporan kepolisian, dari pengaduan meningkat ke tahap penyidikan dengan kisaran waktu penyelesaian proses penyidikan paling lama sembilan puluh hari.

Ia menambahkan, jika debitur ada keterlambatan pembayaran terhadap unit yang dikredit sebaiknya, debitur menyerahkan unit ke PT.SMS Finance.
” Seyogyanya, debitur ada kendala yakni, mengalami keterlambatan pembayaran ya !, unit dikembalikan agar tidak terjadi permasalahan BI-Chek-in ,” pesannya.

Dalam perkara ini, debitur sudah diingatkan sedari awal. Namun debitur tidak menghiraukan justru itu, unit diketahui PT.SMS Finance malah dalam posisi digadaikan.

Atas laporan tersebut, dalam proses telah baik pada tingkat penyidikan,. ia  mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Lombok Utara.
” Pihak Satreskrim Polres Lombok Utara sebagai institusi Polri yang responsibilitas, transparan dan berkeadilan (presisi) ,” ucapnya.

Diujung pembicaraan, hasil laporan yang sudah naik ke tingkat penyidikan adalah wujud Polresta Lombok Utara telah menjalankan progres Kapolri.         MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending