Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Sampaikan Secara Resmi Hasil Swab Antigen.

43

Surabaya-basudewanews.com, Martin Ginting selaku Humas Pengadilan Negeri Surabaya, secara resmi sampaikan hasil pemeriksaan swab antigen yang dilaksanakan pada Kamis, (1/7/2021). Sebelumnya, beredar rumor bahwa 25 ASN Pengadilan Negeri Surabaya, positif terpapar Covid19.

Menanggapi rumor tersebut, Martin Ginting selaku, Humas Pengadilan Negeri Surabaya, pada pukul : 17 : 20 Wib, melakukan klarifikasi melalui via layanan WhatsApp bahwa, 4 orang pegawai ASN positif dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). DIantara ke-empat orang yakni, Majelis Hakim dan 3 lainnya Panitera beserta staffnya.
” 4 ASN diwajibkan menjalani penyembuhan dengan cara isolasi mandiri ,” tuturnya.

Sedangkan, yang positif terpapar Covid19 ada 27 orang ( Hakim, staf dan scurity). Sehingga total keseluruhan ASN Pengadilan Negeri Surabaya, yang positif Covid 19 jumlahnya 31 orang.

Upaya Pengadilan Negeri Surabaya, guna menekan timbulnya penyebaran secara meluas terhadap masyarakat pencari keadilan, maka berdasarkan hasil swab secara resmi telah dilaporkan ke Pengadilan Tinggi Jatim.

Atas laporan tersebut, maka Jajaran Pengadilan Negeri Surabaya, harus mengedepankan keselamatan para ASN maupun masyarakat pencari keadilan.
” Sesuai arahan Pengadilan Tinggi Jatim, upaya mengedepankan keselamatan pihaknya, akan menerapkan pembatasan atau Lockdown tahap III ,” pesannya.

Melalui, hasil rapat fungsional atau struktural, maka telah diputuskan beberapa hal dengan dasar arahan dan himbauan Pimpinan MA RI / KPT JATIM sbb.:
1. Dilakukan Lock down terbatas dalam hal pelayanan di PTSP dan Penanganan Perkara yang sedang berjalan Mulai tgl 02 Juli s/d 09 Juli 2021.
Upaya penerapan Lockdown ada pengecualian bagi perkara pidana yang tidak bisa diperpanjang masa penahanannya maka persidangan tetap bergulir.

Lain halnya, dengan perkara perdata dilakukan penundaan sidang dalam. Jangka waktu yang belum bisa ditentukan.

2. Diberlakukan sistim WFO & WFH, artinya, bagi yang tak ada persidangan maka dihimbau di rumah.

3. Pembatasan sangat ketat bagi masyarakat untuk sementara waktu agar tidak berkunjung ke Pengadilan Negeri Surabaya.

4. Pelayanan terhadap hal-hal yang bersifat darurat seperti, perpanjangan penahanan akan dilayani di ruang sementara, depan Kantor Pengadilan Negeri Surabaya.

5. Bagi Hakim atau ASN yang positif Covid19, diperintahkan untuk Isolasi Mandiri (Isoman) hingga sembuh dan wajib menunjukkan hasil SWAB PCR bukti sudah sembuh dari Virus corona kepada Wakil Kepala Pengadilan Negeri Surabaya.

6. Bila  masa Lock down terbatas dipandang perlu untuk diperpanjang atau tidak maka tergantung dari hasil pengamatan pemantauan selama 7 hari kedepan.

7. Dihimbau kepada awak media agar mempublikasikan kondisi Lock down, agar masyarakat jadi maklum dan mengerti.

8. Bila masyarakat membutuhkan informasi berbagai hal tentang layanan di Pengadilan Negeri Surabaya, bisa mengakses Aplikasi SI PINTAR yang berbasis Android.     MET.