Gegara Rugikan Harris Hotel, Jaksa Imitasi Divonis 2 Tahun Penjara.

10

Surabaya-basudewanews.com, Abdussamad selaku, Jaksa imitasi yang mengaku sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, divonis 2 tahun pidana kurungan. Atas putusan tersebut, Furqon Adi selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, menyatakan, pikir-pikir padahal terdakwa menerima vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim.

Sidang agenda putusan pidana penjara selama 2 tahun bagi Abdusssamad sebagai terdakwa tampak kurang memuaskan JPU.

Usai persidangan, JPU saat ditemui basudewanews.com, mengatakan, bahwa memang terdakwa menerima putusan Majelis Hakim. Sedangkan, ia selaku, JPU belum berani mengambil sikap.
“Terdakwa memang menerima vonis 2 tahun pidana penjara namun, dalam hal ini, ia akan melaporkan ke pimpinan guna menentukan sikap. Masih ada waktu 14 hari sejak putusan dibacakan, coba nanti lihat perkembangannya ,” ucapnya.

Perlu diketahui, modus Abdussamad mengaku-ngaku sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, baru diketahui setelah terdakwa menginap di Harris hotel selama 2 bulan. Dalam kurun waktu 2  bulan terdakwa saat ditagih selalu berkelit sembari mengancam akan menutup operasional Harris Hotel.

Hal lainnya, yang dilakukan terdakwa, ada 2
orang yang turut menjadi korban karena ulahnya. Terdakwa menjanjikan bisa meloloskan korban masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Atas perbuatannya, telah mencoreng nama baik Kejaksaan Republik Indonesia, juga menimbulkan kerugian bagi Harris Hotel Surabaya, serta kedua korbannya Deni Alam Kusuma dan Muhammad Dandi Prasetiyo mengalami kerugian sebesar 500 Juta.

Sebagaimana dalam dakwaan JPU terdakwa dijerat pasal 378 dengan ancaman tuntutan 3 tahun penjara.                    MET.