Proyek P3 -TGAI Tahun 2021 Desa Pendowo  Kumpul Kec.Sukorame, Diduga Rugikan Uang Negara.

117

Lamongan-basudewanews.com, Pengerjaan proyek tahun 2021 dengan nilai pagu sebesar 195 Juta, dana dari APBN guna pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) berlokasi di Desa Pendowo Kumpul Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan. Diduga tanpa ada pelaksanaan pekerjaan Prasasti, tidak terpasang papan nama proyek pekerjaan maupun direksi keet.

Dugaan lainnya, pengerjaan proyek P3 – TGAI tidak sesuai aturan karena pelaksanaan pengerjaan justru dilaksanakan dibelakang warung atau toko wilayah Turi Desa Pendowo Kumpul yang seharusnya, pelaksanaan pengerjaan diarea pertanian.

Selain itu, pengerjaan dari saluran air waduk Desa berupa, Tembok Penahan Tanah (TPT) juga tidak tampak adanya pembangunan DAM kecil.

Sedangkan, aturan proyek P3 – TGAI sebelum pelaksanaan pengerjaan proyek harus ada sosialisasi di Balai Desa antara masyarakat petani, Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dan Ketua HIPPA.

Dari pantauan, tim basudewanews.com, dugaan pengurangan volume pekerjaan seperti, tidak terbangunnya Prasasti, tidak ada direksi keet, tidak terpasang papan nama dan tidak dilakukan pembangunan DAM kecil diindikasikan ada kerugian keuangan negara. Pasalnya, dalam dokumen kontrak pekerjaaan tiap-tiap volume pengerjaan telah terhitung biaya seperti yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Sebagaimana melalui data yang berhasil dihimpun, Suliyono selaku, Ketua HIPPA membeberkan, pengerjaan TPT pada dua sisi (kanan dan kiri) volume pekerjaan sekitar 200 meter dengan ketinggian 60 cm.

Sementara, Suliyono selaku, Ketua HIPPA, saat ditemui, basudewanews.com, pada (5/5 /2021) mengatakan, volume pengerjaan TPT  dua sisi kanan dan kiri 200 meter dan tinggi 60 cm. Proyek P3-TGAI menelan anggaran biaya sebesar 195 Juta, yang dibayarkan pada termin pertama sebesar 136 Juta.

Lebih lanjut, Mubin diketahui telah membawahi pekerjaan Proyek TP3-TGAI, sebanyak 30 titik pekerjaan se-Kabupaten Lamongan.

Pada pekerjaan proyek, di Desa Pendowo Kumpul Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan, dalam struktur Sumarlan sebagai TPM, Jauri sebagai Kaur Umum dan Waridi selaku, Pengawas Kasun juga merangkap sebagai tukang proyek.

Ia menambahkan, anggaran biaya pekerjaan yang sudah dicairkan pada termin pertama secara keuangan semua dana di pegang oleh, Suprat selaku, Kades Pendowo Kumpul.
” Ia dan Yoyon selaku, Ketua LPM atau TIMLAK Desa (masih keluarga dengan Kades ) hanya dipakai atas nama saja ,” ungkapnya.  SPTN.