Pelabuhan Perikanan Bulu Gelar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Secara Hybrid.

27

Surabaya-basudewanews.com, Dalam memberikan Pemberdayaan kepada masyarakat, Unit Pelaksana Teknise PelabuhanPerikanan Pantai Bulu (UPT PPP) bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Surabaya,mengadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) terkait SKK yaitu, di bidang Dek dan Mesin.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur, Nomor 74 Tahun 2018
Tentang Nomenklatur, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, terutama pada uraian tugas dan fungsi UPT Pelabuhan Perikanan Pantai yakni, pelaksanaan pelayanan masyarakat.

Giat yang dilaksanakan mulai 27 hingga 31 Mei 2021, yang diikuti 98 peserta harus lolos melalui, seleksi fisik atau kesehatan.dengan Sistem Hybrid/Blended Learning dimana melakukan perpaduan pelatihan tatap muka secara on-line.

Adapun, tahapan pendaftaran dilaksanakan
secara bertahap sejak tanggal 24 Mei 2021
dan diumumkan secara online di website PPP Bulu.

Berikut Tahapan Pelaksanaan yang wajib
dipenuhi peserta yakni Administrasi Minimal SD (Bisa Membaca dan Menulis) dan Tes
Kesehatan (Bebas Covid-19 dan Kondisi Sehat). Sedangkan, pembukaan kegiatan Pemberdayaan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Mei 2021 di Gedung Serbaguna dengan standar Protokol Kesehatan.

Secara simbolis pembukaan digelar oleh,
Kartono Umar, S.Pi. MAP selaku, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu.

Dalam sambutan, disampaikan agar para peserta mengikuti secara seksama dan hingga akhir kegiatan serta tetap menaati prosedur yang telah ditetapkan Panitia
menjaga jarak dan memakai masker.

Hari pertama, peserta diklat mendapatkan pengarahan secara daring oleh dr.Tiesna
tentang penanganan pertama saat terjadi kecelakaan ringan atau terluka saat di kapal.

Hari Kedua, Peserta mendapatkan materi
terkait Penanganan Kapal saat terjadi kerusakan oleh Sita Wulandari hingga di hari
keempat peserta telah mendapatkan materi sebanyak 7 (Tujuh) jenis materi SKK yang
disampaikan dari berbagai kalangan narasumber.

Untuk Pelatihan F2F (Face To Face) yaitu peserta diberikan materi praktek teori
penanganan saat kondisi dalam air, dan praktek teknik pemadaman api jika terjadi kebakaran sesuai jenis alat pemadam api.

Dalam kegiatan praktek ini peserta dalam kondisi sehat karena telah dilakukan tes kesehatan ulang sebelum melakukan praktek lapangan.

Semoga dengan adanya diklat pemberdayaan masyarakat mampu memberikan ketrampilan tersertifikasi.
YOK.