Hacker Kartu Kredit Mata Uang Asing Hasilkan Ratusan Juta, Diamankan Polda Jatim.

52

Surabaya-basudewanews.com, sebuah tindak pidana Cyber makin variatif jenisnya. Terbaru, Unit III Ditreskrimsus Polda Jatim, melakukan penangkapan terhadap empat pelaku dalam perkara Hacker pembobolan kartu kredit. Pengungkapan disampaikan pada jumpa pers di Mapolda Jatim medio Senin (7/6/2021).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, dihadapan para awak media membeberkan, aksi para pelaku yang terdiri dari berinisial HTS asal Bekasi, AD asal Cilacap, serta RH asal Pasuruan dan RS asal Solo saat membobol mata uang kripto dan bitcoin.

Adapun, peran HTS sebagai koordinator untuk menampung semua data, seperti membeli akun Paxful, mengirimkan data kartu kredit, menjual voucher Indodax, dan menerima akun Venmo,” paparnya.

Sedangkan, AD, sebagai eksekutor yang mengolah berbagai data untuk dijadikan voucher dan RH sendiri bagian pengumpul data yang dijadikan produk untuk dikonversikan ke uang digital serta RS berperan sebagai penyedia akun Paxful.

Disela-sela jumpa pers, AKBP.Zulham Effendy selaku, Wadirreskrimsus Polda Jatim, menyampaikan, keempat pelaku Hacker telah menjalankan aksinya selama setahun. Pelaku yang masih berstatus mahasiswa ini saling bekerja sama untuk mendapatkan keuntungan.
“Kurang lebih hasil yang diperoleh 300 Juta. Uangnya dipakai untuk kepentingan pribadi serta salah satu tersangka ada yang memakai uangnya untuk membelikan hadiah pacarnya dan berlibur,” imbuhnya.

Masih menurutnya, data kartu kredit yang dicuri keempat pelaku, yaitu dari kebanyakan milik warga negara asing (WNA). Berdasarkan penangkapan polisi menyita enam buah ponsel berbagai merek, dua laptop dan beberapa akun Facebook.

Atas perbuatannya, ke-empat tersangka dijerat Pasal UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika, Pasal 30 ayat 2 Jo Pasal 46 ayat 2 dan Pasal 32 ayat 2 Jo Pasal 48 ayat 2. Serta Pasal 480 KUHP dan Pasal 55 dan 56 KUHP.          MET.