Meski Dapat Penangguhan Penahanan, Venansius Niek Widodo Eksepsi Dakwaan Jaksa.

65

Surabaya-basudewanews.com, Meski Venansius Niek Widodo (terdakwa) di tangguhkan penahanannya atas sangkaan melakukan perbuatan tindak pidana penipuan dengan jeratan pasal 378 atau 372 atau pasal 3 Undang-Undang RI nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang, dalam sidang lanjutan, yang bergulir pada Rabu (2/6/2021), terdakwa melakukan eksepsi dakwaan Jaksa.

Melalui data, yang berhasil dihimpun, inti eksepsi terdakwa atas dakwaan Jaksa yakni, dakwaan Jaksa kabur dan batal demi hukum, dakwaan Jaksa tidak berdasarkan hukum yang berlaku karena menjerat terdakwa dengan pasal 3 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Atas dakwaan Jaksa maka Maulina Nurlaily selaku, Penasehat Hukum terdakwa mengganggap dakwaan Jaksa tidak berdasarkan hukum oleh karenanya sudah patut secara Hukum Suparno selaku, Majelis Hakim untuk menyatakan dakwaan batal demi hukum.

Hal lainnya, disampaikan Penasehat Hukum terdakwa, memohon terhadap Majelis Hakim
untuk memutuskan menerima keseluruhan eksepsi terdakwa, menyatakan dakwaan Jaksa batal demi hukum, menyatakan menghentikan proses hukum perkara pidana yang melibatkan terdakwa dan mengembalikan berkas kepada Jaksa, menyatakan memulihkan nama baik, harkat dan martabat terdakwa.

Usai bacakan eksepsi, Majelis Hakim memberi kesempatan terhadap Darwis selaku, Jaksa Penuntut Umum JPU dari Kejaksaan Negeri Surabaya guna menanggapi. Dikesempatan tersebut, JPU memohon waktu sepekan kedepan guna menanggapi eksepsi terdakwa.

Secara terpisah, Suparno selaku, Majelis Hakim saat ditemui para awak media, menyampaikan, terkait penangguhan penahanan lantaran, ada penjamin dari Pelapor.
” Dalam surat telah terlampir, ada surat pernyataan bahwa pelapor tidak keberatan atas pengalihan penangguhan penahanan terhadap terdakwa ,” paparnya.

Harapan pelapor, bersedia sebagai penjamin karena pelapor ingin uangnya pelapor kembali. Hingga sidang memasuki agenda eksepsi sejauh ini, Majelis Hakim belum mengetahui, apakah terdakwa sudah mengembalikan uang pelapor.         MET.