Connect with us

Hukrim

2 Kurir Sabu Jaringan Malaysia Diungkap Oleh, Polresta Tanjung Perak Surabaya.

Published

on

Surabaya- basudewanews.com, Peredaran Narkoba jenis sabu melalui jaringan Malaysia kembali berhasil diungkap oleh, Jajaran Polresta Tanjung Perak Surabaya, pada Kamis (20/5/2021) saat sesi jumpa pers.

Dihadapan para awak media, Gani selaku, Kapolres Tanjung Perak Surabaya, menyampaikan, bahwa jajaran polres Tanjung Perak Surabaya, mendapatkan informasi dari pihak Bea-Cukai bahwa melalui jalur ekspedisi ada pengiriman paket yang diduga adalah narkoba jenis sabu.

Berdasarkan informasi tersebut, pihak Polresta Tanjung Perak Surabaya, melakukan penyelidikan terhadap pengiriman paket via jalur ekspedisi maka dilakukan control delivery atas semua barang paket jalur ekspedisi yang di curigai.

Alhasil, barang paketan dengan atas nama M diindikasikan seorang wanita selaku, pengirim dari Malaysia tertuju ke M juga dengan indikasi wanita juga yang beralamatkan Pamekasan Madura, pada medio Selasa (27/4/2021) munculah M dan S menerima barang yang diduga sebagai kurir. Melalui pengakuan keduanya, mendapatkan upah sebesar 2 juta.

Dari hasil interogasi terhadap keduanya, barang yang dikemas dalam 1 kotak kerdus didalamnya didapati 2 bungkus aluminium foil berisi sabu seberat 898 gram.

Sedangkan, atas nama M penerima barang kini statusnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),

Lebih lanjut, keduanya dijerat sebagaimana dalam pasal 114 ayat 2 subsider 113 ayat 2
dan 112 ayat 2 Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun pidana penjara dan ancaman maksimalnya 20 tahun penjara.                 TIM.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending