Penerima Wasiat King Finder Wong Gugat Harijana Dengan Hadirkan 2 Ahli Unair.

176

Surabaya-basudewanews.com, Sidang lanjutan gugatan perdata yang dilakukan oleh, King Finder Wong sebagai penggugat melawan Harijana selaku, tergugat dan Bank HSBC (turut tergugat I), Bank Danamon (turut tergugat II), Bank ICBC (turut tergugat III) dan Bank Permata (turut tergugat III) akankah berpotensi sengketa perusahaan PT. ALIMIJ ?.

Sidang lanjutan tersebut, berawal saat King Finder Wong, mendapat surat somasi dari Harijana melalui kuasa hukumnya, pada tanggal 26 Oktober 2020 dengan nomor surat : 001026/SPI.RSAN/X/2020.
“Isinya itu, perbuatan klien kami telah melawan hak tergugat dan dapat menimbulkan dampak kerugian bagi pihak tergugat, sebab klien kami dituduh memasuki pekarangan orang lain yakni rumah almarhum Aprilia dan melakukan pencurian,” ungkap Wellem Mintarja.

Dipersidangan lanjutan, yang bergulir pada Senin (3/5/2021), tampak Wellem Mintarja selaku, tim Penasehat Hukum Penggugat menghadirkan 2 ahli dari Unair (universitas Airlangga Surabaya). Kedua ahli yakni, ahli perdata dan ahli legal kewarganegaraan.

Ghansam Anand sebagai ahli perdata, mengawali keterangan di muka persidangan yaitu, berlandaskan Pasal 830 KUHAPerdata, peristiwa pewarisan terjadi akibat adanya kematian.

Hal lainnya, disampaikan Ahli yaitu, Hak milik atas suatu barang tidak dapat diperoleh selain dengan pengambilan untuk dimiliki, dengan pelekatan, dengan lewat waktu, dengan pewarisan, baik menurut undang-undang maupun menurut surat wasiat.

Sedangkan, wasiat, ada 3 bentuk yaitu, Wasiat Umum, wasiat yang dibuat oleh seorang notaris, Wasiat Olografis adalah wasiat yang seluruhnya ditulis sendiri oleh si pembuat dan Wasiat Rahasia berupa, wasiat yang ditulis sendiri atau ditulis orang lain yang disuruhnya.

Lebih lanjut, Surat wasiat Rahasia ini harus disegel, kemudian diserahkan kepada notaris.

Dari pemaparan Ahli bahwa wasiat terbagi 3 bentuk dan dalam perkara gugatan yang dilakukan oleh, King Finder Wong melawan Harijana yang sama-sama memiliki wasiat dari almarhum Aprilia Okadjaja apakah keabsahan wasiat penggugat maupun tergugat bisa dibuktikan atau kedua pihak sama sama memiliki salah satu bentuk wasiat seperti yang disampaikan Ahli Perdata.

Usai sidang, Yavet selaku, Penasehat Hukum tergugat kepada awak media menyampaikan, dalil penggugat bahwa almarhum Aprilia Okadjaja tidak bertemu keluarganya selama 28 tahun tidak benar. Padahal keluarga almarhum ada semua dan merasa heran mengapa terbit surat wasiat terhadap Kin Finder Wong.

Dengan adanya, wasiat terhadap King Finder Wong, keluarga Aprilia Okadjaja merasa keberatan atau bisa disebut menolak wasiat.

Secara terpisah, Wellem Mintarja bersama tim Penasehat Hukum Penggugat, dihadapan para awak media menyampaikan,
melalui pemaparan Ahli bahwa pihaknya merasa sangat diuntungkan.

Masih menurutnya, dipersidangan Ahli sudah menyampaikan terkait, wasiat ada beberapa bentuk. Sedangkan, proses pembuatan wasiat jika salah satu keluarga menolak dan diberikan terhadap keluarga yang lain harusnya melalui penetapan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Wellem Mintarja, meyakini pihak tergugat belum melakukan penetapan Pengadilan Negeri Surabaya, terkait salah satu keluarga yang mengalihkan terhadap keluarganya yang lain.

Hal keyakinannya, melalui salah satu keluarga dalam keterangannya yang disampaikan di persidangan, bahwa saksi mengatakan, belum ada penetapan.

Sebagaimana fakta persidangan, saksi yang sebagai warga negara asing menolak kewarisan dan diserahkan terhadap keluarga yang lain. Ini namanya hibah.

Atas penolakan hak kewarisan seharusnya dibuat menggunakan bahasa asal (saksi warga negara mana disitu dibuat).

Selanjutnya, apabila dokumen tersebut, digunakan maka seharusnya, ada penetapan dari Kementerian luar negeri dan penerjemah yang tersumpah kemudian penetapan Pengadilan Negeri. Bahkan setelah kami pelajari, alat bukti tergugat menggunakan bahasa Indonesia.

Masih menurutnya, kliennya adalah komisaris Perusahaan PT.ALIMIJ serta memilik saham 20 lembar.

Dalam gugatan beberapa bank sebagai turut tergugat. Sebagaimana kala itu kepemilikan rekening bersama (Aprilia Okadjaja dan King Finder Wong ). Keduanya, semasa hidup Aprilia Okadjaja salah satu bisa menggunakan rekening.

Menukil keterangan Ahli, salah satu obyek yang atas nama perusahaan tidak membatalkan wasiat tapi obyek tidak bisa diambil oleh, penerima wasiat.        MET.