Stella Monica Hendrawan Eksepsi Dakwaan Jaksa.

54

Surabaya-basudewanews.com, Stella Monica Hendrawan, eksepsi dakwaan Rista Erna selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jatim, lantaran, disangkakan telah melakukan perbuatan melawan hukum yakni, mencemarkan nama baik klinik kecantikan L’Viors yang beralamatkan, Jalan Embong Ploso No. 29 Surabaya.

Dipersidangan, tiga dalil keberatannya terdakwa padaberupa, surat dakwaan JPU tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap, dakwaan JPU tidak merujuk pada pasal 310 dan 311 KUHP sebagai norma hukum atau dasar yang berasal dari KUHP dan dakwaan JPU tidak menguraikan dengan jelas mengenai legal standing pelapor atau pengadu.

Hal lainnya, dakwaan JPU telah mencemarkan nama baik sebuah klinik L’Viors yang merupakan pribadi hukum (recht persoon) bukan orang (natuurlijke persoon).

“Sehingga demikian, klinik L’Viors tidak memiliki legal standing sebagai pelapor atau pengadu,” beber Penasehat Hukum terdakwa.

Penasehat Hukum terdakwa menambahkan,
Irene Christilia Lee, disebut, tidak jelas kedudukan hukumnya untuk mewakili klinik L’Viors. Sebab, dalam perkara ini, terdakwa tidak menyerang nama baik Irene.

Mengacu pada surat keputusan Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, bahwa penanggung jawab klinik L’Viors adalah Eko Riyanto.
Ia beranggapan, Irene Christilia Lee dan klinik L’Viors tidak memiliki legal standing mengadukan atau melaporkan kliennya.

Diujung bacaan eksepsi, Penasehat Hukum terdakwa memohon kepada Majelis Hakim guna mempertimbangkan untuk memutuskan perkara (putusan sela).

Sisi yang lain, JPU memohon waktu sepekan ke depan guna menanggapi eksepsi Penasehat Hukum terdakwa.    MET.