Connect with us

Hukrim

Nunggak Angsuran Adik-Kakak Diseret Ke Meja Hijau Oleh, PT. Andalan Finance.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Yahya Santoso dan Upik Santoso kembali jalani  sidang di Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu 28/4/2021). Sidang lanjutan bagi kedua terdakwa membuat Darwis selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, menghadirkan 3 orang saksi dari PT.Andalan Finance guna memberikan keterangan.

Adapun, salah satu dari 3 orang PT.Andalan Finance tampak Tri Cahyono selaku, Supervisor lebih dominan menyampaikan keterangan dipersidangan.

Hal yang disampaikan Tri Cahyono yakni, Upik Santoso mengajukan pinjaman dengan agunan 3 unit mobil. Sayangnya,Upik Santoso mengaku, 3 unit mobil yang diagunkan adalah miliknya, padahal unit mobil adalah milik Yahya Santoso (kakaknya bermasalah dengan perbankan).

Masih menurutnya, data unit mobil yang diagunkan atas nama Yahya Santoso (kakaknya). Hal tersebut, diketahui setelah Upik Santoso menunggak pembayaran angsuran yang ke 9.

Atas perbuatan Upik Santoso membuat pihak PT.Andalan Finance melaporkan ke polisi. Mengetahui perkara ini ke ranah pidana dan telah diproses oleh, pihak kepolisian kedua terdakwa melakukan penyelesaian pembayaran.

Lebih lanjut, saksi katakan perkara ini hingga berlanjut ke meja hijau unit mobil masih dalam penguasaan Yahya Santoso.

Meski sudah melakukan penyelesaian pembayaran kedua terdakwa dijerat sebagaimana dalam pasal 35 Undang-Undang RI nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia Juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau diancam pidana dalam pasal 36 Undang-Undang RI nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia.

Secara terpisah, Advent Dio Randy selaku, Penasehat Hukum kedua terdakwa kepada basudewanews.com, mengatakan, mengapa kliennya sampai dilakukan penahanan dan jalani proses peradilan di Pengadilan Negeri Surabaya ?, Ia sampaikan, ini kewenangan penyidik.

Menurutnya, kedua terdakwa sebenarnya baik. Tak dipungkiri bahwa proses awal secara prosedural ada yang salah. Namun, sebenarnya bisa diselesaikan dan tidak berlanjut ke meja hijau.

Ia menambahkan, sangat berharap Majelis Hakim guna jeli dalam mengambil keputusan pada sidang sidang berikutnya.     MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending