Tiga Terdakwa Diadili Dalam Berkas Terpisah. Justru, Christian Rotra Setiawan Malah Miliki Assessment.

127

Surabaya-basudewanews.com, Christian Rotra Setiawan dan Anugerah Hasanah Bolkiah yang membeli 3 butir ekstasi dari Sinta Nur Indah Sari seharga 1 juta, memaksa ketiganya, diadili dalam berkas terpisah.

Ketiganya, diadili dalam berkas terpisah meski secara tidak langsung, perbuatan ketiganya saling terkait atau dalam berkas terpisah agar ketiganya bisa saling memberikan keterangan timbal balik.

Dalam persidangan yang beragenda sampaikan nota pembelaan, ketiganya (terdakwa) pada intinya, memohon keringanan kepada Majelis Hakim. Namun, khusus, untuk Cristian Rotra Setiawan melalui,Penasehat Hukumnya, usai bacakan nota pembelaan menyodorkan bukti adanya assessment ke Majelis Hakim.

Sedangkan,Sinta Nur Indah Sari (dalam berkas terpisah) dalam dakwaan JPU  menjerat terdakwa sebagaimana dalam pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Melalui, Roni selaku, Penasehat Hukumnya, Sinta Nur Indah Sari (terdakwa) sampaikan nota pembelaan yakni, memohon keringanan dalam putusan serta terdakwa sebagai tulang punggung keluarga guna menghidupi orang tuanya.

Selain, nota pembelaan disampaikan oleh Penasehat Hukumnya, Sinta Nur Indah Sari sembari merengek juga sampaikan pembelaannya, secara lisan.
” Saya kapok tidak akan mengulangi lagi. Mohon keringanan Yang Mulia karena saya harus menanggung biaya orang tua, saya menyesal ,” pintanya.

Atas rengek,an terdakwa Majelis Hakim mempertegas dengan pesan berupa, “Membiayai orang tua ya, harus bekerja yang benar bukan jualan sabu ,” sergah Majelis Hakim.

Sedangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, tetap pada tuntutannya yaitu, pidana penjara selama 6 tahun.

Sedangkan, Anugerah Hasanah Bolkiah juga melalui, Roni selaku, Penasehat Hukumnya dalam nota pembelaan juga menyampaikan hal serupa, yakni memohon keringanan.

Dalam perkara ini, Cristian Rotra Setiawan dan Anugerah Hasanah Bolkiah atas perbuatannya, pasal yang dijeratkan yaitu, pasal 114 ayat (1) , pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf a Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan dalam tuntutan JPU kedua terdakwa dituntut pidana penjara selama 3 tahun.

Bisa dibayangkan, mengapa hanya Cristian Rotra Setiawan juga sama-sama didampingi Penasehat Hukum justru malah mendapatkan assessment yang ditunjukkan pada agenda nota pembelaan. Lantas bagaimana nasib Anugerah Hasanah Bolkiah dalam sangkaan dakwaan JPU, keduanya (Cristian Rotra Setiawan dan Anugerah Hasanah Bolkiah) sama-sama memiliki 3 butir ekstasi yang dibeli dari Sinta Nur Indah Sari (terdakwa).

Secara terpisah, salah satu Penasehat Hukum Cristian Rotra Setiawan, saat ditemui, lebih memilih diam.
” Saya tidak berwenang memberi komentar terkait, assessment kliennya,” pungkasnya.
MET.