Bos Sabu Beserta Jaringannya Tidak Kenal Terdakwa, Siapa Penghubung Money Laundry?.

151

Surabaya-basudewanews.com, Sidang lanjutan, agenda saksi yang sengaja dihadirkan secara virtual oleh, Wiwid selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, atas dugaan keterlibatan Handayani bin Pao Thien Tjiu selaku, direktur PT.Multindo Putra Perkasa yang bergerak dalam bidang valuta asing atau money changer menerima aliran dana dari hasil narkoba kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Kamis (1/4/2021).

Peradilan yang digelar secara virtual tampak Charles yang berperan membuka beberapa nomor rekening atas nama Samiran juga turut diajukan JPU guna dimintai keterangannya sebagai saksi.

Adapun, Charles dalam keterangannya, mengakui, keterlibatannya membuka beberapa nomor rekening atas suruhan Christian Jaya Kusuma alias Sanjay (Bandar Narkoba).

Hal lain, yang disampaikan, ia membuka beberapa nomor rekening juga melibatkan Samiran sebagai atas nama.
” Ia diperintahkan Sanjay guna membuka rekening dengan maksud sebagai perlintasan dana hasil penjualan narkoba selang berikutnya, Sanjay memerintahkan dana yang diparkir tersebut, untuk dialihkan atau ditransfer ke rekening Handayani (terdakwa) ,” bebernya.

Seperti disampaikan secara virtual, saksi kerap lupa besaran jumlah uang yang dialihkan ke terdakwa. Selain itu, ia tidak kenal dengan terdakwa.
” Jadi perintah Sanjay, untuk mentransfer ke rekening terdakwa. Saya tidak kenal dengan terdakwa,” ucapnya.

Sedangkan, Samiran, dalam keterangannya, menyampaikan, ia hanya dipakai atas nama untuk membuka beberapa nomor rekening.
” Saya tidak kenal dengan terdakwa yang diketahuinya, Cahrles (rekan) minta tolong bahwa namanya, dipinjam untuk membuka beberapa nomor rekening,” tuturnya.

Atas keterangan kedua saksi (keduanya sudah menjalani vonis) oleh, Penasehat Hukum terdakwa ditangkis dengan pertanyaan berupa, kapan, berapa jumlahnya saksi melakukan transfer ke rekening terdakwa. Sayangnya, jawaban kedua saksi kerap lupa.

Sesi selanjutnya, Dedy Kennya Setiawan adalah anak buah Sanjay dalam keterangannya, tidak kenal dengan terdakwa.
” Saya rekan bos Sanjay Yang Mulia, terkait dengan terdakwa, ia tidak kenal,” ujarnya.

Hal serupa, juga disampaikan bos Sanjay.
” Ia tidak kenal dengan terdakwa. Ia hanya memerintahkan Charles untuk membuat rekening serta barang haram jenis sabu memang di berikan ke Dedy kemudian hasilnya, disetor ke saya,” jelasnya.

Bisa dibayangkan, bos sabu Sanjay tidak kenal dengan terdakwa lantas, siapa pemeran yang terhubung dengan terdakwa sehingga, dalam dakwaan JPU melalui rekening terdakwa diduga telah menerima sejumlah aliran dana yang tidak sedikit.

Diruang yang sama, Wiwid saat ditemui basudewanews.com, mengatakan,
” memang para saksi yang dihadirkan tidak terhubung langsung dengan terdakwa namun, ia berjanji dipersidangan berikutnya, akan hadirkan saksi yang terhubung dengan terdakwa juga terhubung dengan bos sabu Sanjay,” pungkasnya.            MET.