Handayani bin Phao Thien Tjiu Diadili Atas Dugaan Keterlibatan Money Laundry Hasil Narkoba.

305

Surabaya-basudewanews.com, Dugaan atas adanya perbuatan Money Laundry (pencucian uang) dari hasil kejahatan penjualan narkoba yang melibatkan Handayani bin Phao Thien Tjiu memaksanya guna diadili secara virtual di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Selasa (23/3/2021).

Dipersidangan, tampak Darwis selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, membacakan dakwaannya berupa, bahwa terdakwa dinyatakan telah melakukan perbuatan tindak pidana sebagaimana yang diatur dan diancam dalam pasal 137 huruf a, pasal 137 huruf b tentang narkotika atau pasal 3 tentang tindak pidana pencucian uang hasil dari kejahatan narkoba.

Dalam perkara ini, Handayani bin Phao Thien Tjiu sebagai terdakwa saat jalani persidangan didampingi oleh Penasehat Hukumnya.

Usai bacaan dakwaan dari JPU selanjutnya, Majelis Hakim memberi kesempatan terhadap Penasehat Hukumnya maupun terdakwa guna diberi kesempatan bila mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU. Dikesempatan yang diberikan, Penasehat Hukum maupun terdakwa tidak memanfaatkan guna eksepsi dakwaan JPU.

Untuk diketahui, terdakwa terpaksa turut diamankan berdasarkan hasil pengembangan para mafia narkoba yang sebelumnya ditangkap oleh pihak BNN Jawa Tengah.

Terdakwa yang tak lain adalah direktur PT.Multindo Putra Perkasa sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Valuta Asing yang berlokasi jalan Manyar Kertoarjo II Surabaya, terpaksa turut diamankan lantaran, melalui pengembangan juga bukti chat layanan WhatsApp bahwa terdakwa menerima beberapa kali dana yang ditransfer dari para bandar narkoba.

Bukti lainnya, terdakwa memiliki beberapa nomor rekening atas nama terdakwa juga atas nama orang lain yang dalam penguasaan terdakwa.

Sebagaimana dalam dakwaan JPU, diduga perbuatan terdakwa memenuhi unsur tindak pencucian uang hasil kejahatan narkoba.

Berapa lama dan seberapa besar keuntungan terdakwa sebagai jasa Money Laundry (pencucian uang) ?, tentunya, semua dugaan yang didakwakan akan diurai dan digali oleh, JPU dipersidangan berikutnya guna membuktikan sangkaannya.     MET.