Connect with us

Hukrim

Yoyok Wasito Hadi Siswoyo Dituntut 18 Bulan Pidana Penjara.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Konflik keluarga setelah mendiang mantan Bupati Jember (almarhum) memicu Yoyok Wasito Hadi Siswoyo yang disangkakan sebagaimana dalam pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP. Bahwa terdakwa dinyatakan oleh, JPU telah mengadaikan mobil CRV sebesar 80 juta dan melarikan mobil jenis Camry ke Jawa Barat , harus kembali jalani persidangan dengan agenda tuntutan.

Di ruang Garuda Pengadilan Negeri Surabaya, Yoyok Wasito Hadi Siswoyo (terdakwa) dituntut oleh, Dedy Arisandi selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, yaitu, pidana penjara selama 18 bulan.

Secara terpisah, Randy Tiangga selaku, Penasehat Hukum terdakwa, saat ditemui, menyampaikan, ia merasa keberatan atas tuntutan JPU.

Sebenarnya, ini Khan masalah keluarga ” warisan” , ucapnya singkat.

Untuk diketahui, terdakwa yang Keukeuh sebagai anak angkat dari, mantan Bupati Jember (almarhum), pernah meminta Nufitah serahkan kunci mobil CRV dan menghardik Yenny (pembantu rumah tangga) untuk segera bergegas meninggalkan rumah.

Selang esok hari, terdakwa kembali datang membawa mobil Camry dan melarikan mobil ke Jawa Barat.

Fakta dipersidangan yang beragendakan, pemeriksaan terdakwa, bahwa mobil CRV digadaikan sebesar 80 juta dan mobil Camry sengaja dilarikan ke Jawa Barat telah diakui terdakwa.

Atas perbuatan terdakwa, mengakibatkan Diana Safitri Kumalasari istri muda mantan Bupati Jember (almarhum) mengalami kerugian sebesar 500 juta.            M E T.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending