Connect with us

Hukrim

Vaksinasi Covid19 Berlaku, Bagi Seluruh ASN Dan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com,. Pengadilan Negeri Surabaya, gelar vaksinasi Covid 19 pada Rabu (3/3/2020). Upaya vaksinasi diberlakukan terhadap semua Hakim maupun ASN Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana diketahui virus Covid19 menjadi masalah di tanah air khususnya, di kota Surabaya. Ancaman yang menakutkan bagi semua lapisan masyarakat membuat Pemerintah  mengambil langkah strategis dalam hal melindungi rakyatnya.

Penanganan virus Covid19 menjadi progres Pemerintah utama berupa, menyelenggarakan vaksinasi secara bertahap terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Meski ketersediaan Vaksin masih terbatas Pemerintah berjanji akan memberikan layanan vaksin secara gratis kepada masyarakatnya. Namun, progres vaksin Pemerintah lebih dulu memprioritaskan sektor-sektor yang rentan terpapar yaitu, petugas medis yang langsung menangani pasien Covid19 dan para ASN yang tugasnya langsung berhadapan dengan publik.

Masih mengenai vaksinasi, Joni selaku, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, dihadapan para awak media menyampaikan,  bahwa hari ini giliran seluruh ASN dan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, mendapatkan vaksinasi.

Masih menurutnya, vaksinasi tersebut, adalah langkah yang dapat menekan angka penyebaran virus covid di kota surabaya. Karena lapisan masyarakat yang mendapat vaksin masih sangat terbatas maka di himbau agar masyarakat sebagai pengguna jasa Pengadilan Negeri Surabaya, tetap patuh Protokol Kesehatan.
” kebijakan Promes masih diterapkan dalam hal pelayanan di area Pengadilan Negeri Surabaya, seperti kita ketahui bersama, PN Surabaya, memberlakukan pembatasan orang yang ingin masuk ke area PN Surabaya”, paparnya.

Hal ini, harapan Joni, agar masyarakat yang belum di Vaksin tetap dapat  di minimalisir terpapar virus.

Terkait persidangan pidana maupun perdata pihak PN Surabaya, masih tetap menggelar sidang secara Video Conference atau secara Virtual.

Sedangkan, pelaksanaan vaksinasi dilingkup Pengadilan Negeri Surabaya, sepenuhnya pdi bawah kendali Dinkes Kota surabaya, dan kapan dilakukan vaksin tahap ke dua juga menunggu jadwal dari Dinkes kota Surabaya.

Pelaksanaan vaksinasi mencapai sekitar 300 orang karena tidak semua ASN maupun Honorer yang dapat divaksin.
” beberapa ASN yang tidak memenuhi syarat  Vaksin karena faktor kondisi tubuh tidak Fit. Sebelum di vaksin, para medis terlebih dahulu melakukan seleksi berupa mengisi formulir tanya jawab juga pemeriksaan suhu tubuh serta tekanan darah”, ucapnya.

Pasca pelaksanaan vaksin secara umum baik-baik saja hanya gejala yang timbul akibat vaksinasi sepenuhnya di bawah pantauan dari Dinkes.
” Semoga hingga esok hari tidak ada efek yanh buruk dari vaksin tersebut”, pungkasnya.                                          MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending