2 LSM Diduga Lakukan Pemerasan Diamankan Polres Sampang Madura.

212

Sampang-basudewanews.com, 2 anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), diduga lakukan pemerasan diamankan Polres Sampang Madura.

Berdasarkan, hasil jumpa pers, pada Selasa (23/2/2021), kedua anggota LSM berinisial AH dan R telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran, diduga telah melakukan pemerasan terhadap Asbi selaku,  pemborong proyek.

Dari penangkapan, Polres Sampang Madura berhasil mengamankan uang sebesar 19 juta, Handphone, 5 kartu tanda anggota LSM, screenshot percakapan dijadikan sebagai alat bukti.

Melalui, AKP. Riki Doinare Piliang, dihadapan para awak media menyampaikan, modus yang dilakukan kedua tersangka yaitu, Asbi didatangi kedua tersangka guna konfirmasi hasil pengerjaan proyek saluran air pada tahun 2019.

Lebih lanjut, Asbi bertemu dengan kedua anggota LSM. Dalam pertemuan tersebut, kedua anggota LSM berencana melaporkan pekerjaan proyek tahun 2019 yang dikerjakan oleh, Asbi selaku, pemborong proyek. Namun, bila tidak ingin dilaporkan kedua anggota LSM meminta sejumlah uang
sebesar 100 juta.

Atas ancaman kedua anggota LSM, Asbi takut akan dilaporkan dan merasa diperas maka pada medio Sabtu (20/2/2021), di cafe Kenkaro jalan Makboel  Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang, Asbi bertemu kedua anggota LSM.

Sayangnya, Asbi menawar permintaan kedua anggota LSM menjadi 40 juta dalam pertemuan Asbi hanya membawa uang sebesar 19 juta, sisanya dijanjikan keesokan harinya.

Kedua anggota LSM mengingatkan Asbi jika esok hari tidak dilunasi maka kedua anggota tetap akan melaporkan ke pihak yang berwajib.

Rasa kekhawatiran kian memuncak Asbi pun, meminta bantuan Polresta Sampang guna menemui kedua anggota LSM. Dari pertemuan Polresta Sampang melihat tindak pidana pemerasan yang disertai ancaman sehingga ditangkaplah kedua anggota LSM beserta alat bukti turut diamankan.

Atas perbuatannya, keduanya diancam pasal 368 ayat (1) KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP.           Arul.