Panitera Saling Tuding Saat Dikonfirmasi Perkara Penyalah Guna Sabu.

127

Surabaya-basudewanews.com, Akses keterbukaan informasi publik tidak sepenuhnya diimplementasikan oleh panitera Pengadilan Negeri Surabaya.

Hal ini terbukti saat jurnalistik melakukan konfirmasi nama terdakwa penyalah guna sabu terhadap Mahfud salah satu Panitera yang tampak di meja hijau saat sidang berlangsung justru malah menuding Rizal salah satu paniteranya.
” Perkara yang mana mas! saya lupa karena perkara banyak sembari menunjukan 4 berkas perkara. Itu mungkin punya Rizal, saya hanya mewakili saja “, ujarnya.

Diruang yang lain, Rizal selaku, Panitera Pengadilan Negeri Surabaya, saat ditemui mengatakan, saya memegang berkas perkara yang terdakwanya cewek mas!.
” Mungkin yang anda maksud paniteranya adalah Mahfud “, pungkasnya.

Saling tuding antara kedua panitera Pengadilan Negeri Surabaya, justru malah menyiratkan kesan aroma busuk dilingkup Pengadilan Negeri Surabaya, sebagai lembaga pelayan para pencari keadilan.

Perilaku kedua panitera tersebut, diduga secara tidak langsung, adalah upaya perkara narkoba dikemas rapi agar tidak diketahui publik.

Hingga berita ini diunggah, Martin Ginting selaku,Humas Pengadilan Negeri Surabaya, belum bisa dikonfirmasi.                     MET.