Connect with us

Daerah

Diduga Ternoda Money Politik Pilkades Pekarungan Kecamatan Sukodono, Berbuntut Ke Meja Hijau.

Published

on

Sidoarjo – basudewanews.com, Pilkades Pekarungan Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo, diduga ternoda money politik berbuntut ke meja hijau Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Hartono yang juga kontestan dalam Pilkades melakukan upaya hukum dengan melakukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) atas dugaan adanya money politik Pilkades di desa Pekarungan Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Di persidangan, Hartono selaku, Penggugat melalui Penasehat Hukumnya, tampak menyerahkan surat kuasa dan surat gugatan. Sebelumnya, surat gugatan telah didaftarkan secara on-line atau dalam sistem layanan E-Court, pada medio (18/2/2021).

Sesi selanjutnya, Para tergugat melalui Penasehat Hukumnya juga menyerahkan surat kuasa. Adapun para pihak tergugat dan turut tergugat hadir dipersidangan namun, pihak tergugat III yaitu, Anik tidak hadir di persidangan Pengadilan Negeri Sidoarjo yang digelar pada Kamis (11/2/2021).

Upaya menempuh jalur hukum terpaksa dilakukan Hartono lantaran, tidak puas atas jawaban via surat klarifikasi pihak Badan Pemusyawaratan Daerah (BPD).

Untuk diketahui, dalam surat jawaban BPD pada lembar Berita Acara Klarifikasi yang intinya bahwa Anik melakukan atas inisiatif sendiri.

Lebih lanjut, semestinya, beberapa oknum yang diklarifikasi BPD yaitu, Anik (oknum yang melakukan) dan Slamet selaku, penerima amplop (money politik) melalui anaknya serta Teguh (tim relawannya).

Dalam hal klarifikasi yang dilakukan BPD, ada kejanggalan yaitu, anaknya Slamet (penerima amplop) justru tidak diklarifikasi
oleh BPD melainkan Slamet, Anik dan Teguh yang diklarifikasi.                                     MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Daerah

Polsek Donomulyo, Hadir Beri Pengamanan Giat Santunan Yatim Piatu Di Desa Kedungsalam Malang

Published

on

Basudewa – Malang, Tahun baru Islam atau yang biasa disebut, Suro dimanfaatkan oleh, Kapolsek Donomulyo Malang guna memberikan pengamanan pada acara Istighosah dan menjalin rantai kebaikan berupa, memberi santunan terhadap Anak Yatim Piatu, Minggu (7/8/2022).

Giat memperingati tahun baru Islam berupa Istighosah dan menjalin rantai kebaikan yang bertema ” Muharram Sebagai Bulan Peningkatan Religius ” .

Selain giat tersebut, tampak juga disertai
langkah kepedulian terhadap sesama yakni, memberi santunan kepada anak Yatim-piatu di Balai Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Melalui data yang diperoleh, yang ter-input ada sekitar 54 Anak Yatim-Piatu yang mendapat bingkisan atau santunan.

Secara terpisah, Kapolsek Donomulyo, AKP.Sutadi, saat ditemui Jagad Warta, mengatakan, bahwa dirinya bersama jajarannya, melakukan langkah pengamanan pada acara tersebut.

Masih menurutnya, giat yang menghadirkan banyak Jamaah juga dihadiri pihak Muspika Kecamatan Donomulyo dan Ketua Lembaga Santunan.

” Pihaknya, sengaja ingin memberikan rasa nyaman dan aman bagi jamaah maupun pihak Muspika Kecamatan Donomulyo, saat acara berlangsung, ” ungkapnya.

Saat disinggung, berapa personel yang turut dikerahkan dalam pengamanan. Masih menurut, AKP. Sutadi, menyampaikan, beberapa anggotanya yang dikerahkan juga ada dari Bhabinkamtibmas, Babinsa Linmas dan Anggota Banser.

” Beberapa saja sih !, diantaranya, Aiptu.Suwito, selaku Bhabinkamtibmas, Serma.Solikin dari Babinsa, Linmas dan Anggota Banser ,” pungkasnya.     MET.

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending