Bupati Tinjau Lokasi Kerusakan Talud Pasca Abrasi Di Desa Wangel.

59

Dobo-basudewanews.com,Ulah tangan manusia yang tak bertanggung jawab mengakibatkan abrasi hingga terjadinya, jalan Talud sepanjang kurang lebih 100 meter rusak.

Johan Gonga selaku, Bupati Kepulauan Aru berserta Fredrik Hendrik Ngutra selaku, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Yusup Apalem sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga Olop Pokar selaku,Kepala Bapeda, pada Senin (8/2/2021) sekira pukul 01: 30 WIT, tampak meninjau lokasi abrasi di Desa Wangel Kabupaten Kepulauan Aru.

Di hadapan para awak media,Johan Gonga mengatakan, Kepulauan Aru baru saja dapat bantuan sekitar 6 Miliard dari APBN untuk pembangunan Talud.

Ia berharap, pada volume pekerjaan dengan panjang 213 meter Kepulauan Aru, bisa mendapatkan bantuan lagi dari pusat sehingga, bisa menggantikan tanggul yang sudah rusak karena Abrasi.

Disinggung terkait, Dana dari APBD, Johan Gonga mengatakan, Pemerintah Daerah ( Pemda) tidak bisa lagi ikut campur tangan.
” Pemda akan usul lagi ke Pemerintah Pusat supaya dana bantuan untuk BPBD bisa kita dapat guna melanjutkan pekerjaan tanggul ini sampai selesai”, tuturnya.

Dalam hal, kerusakan akibat dari Abrasi, Pemerintah pusat bisa bantu mungkin kita buat pemecah ombak agar bisa melindungi talud.

Rencana lain ia sampaikan, bila pengerjaan Talud, selesai di kerjakan, akan ada progres pembuatan taman rekreasi.
” pembangunan Talud selesai, di sepanjang Talud akan dibuat trotoar dan taman untuk tempat rekreasi “, tuturnya.

Sementara di tanya soal larangan terhadap aktifitas masyarakat dalam penjualan Galian Non Logam (Batu dan Pasir).

Ia menyampaikan, sebelumnya, kita sudah berulang kali melakukan teguran namun, kita juga tidak bisa berbuat lebih karena itu adalah hak ulayat mereka jadi kita upayakan untuk buat Talud saja untuk melindungi terjadinya Abrasi “, pungkasnya. Jus.S