Connect with us

Daerah

Talud Pemecah Ombak Ambruk, Pemda Dan DPRD MBD Diminta Tindak Tegas Kontraktor.

Published

on

Tepa-basudewanews.com, Infrastruktur paket pekerjaan,Talud Pemecah Ombak pinggir pantai Desa Tepa hancur. Paket pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan oleh,
CV.Putra Laitutun diduga tidak sesuai spek maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pekerjaan infrastruktur tersebut, menggunakan Dana Anggaran Umum (DAU)  tahun anggaran 2020, sebesar Rp. 2.800.000.000, sayangnya, pekerjaan yang selesai dikerjakan pada medio Desember 2020,kini hancur berkeping keping.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pekerjaan proyek Talud dengan tanggal kontrak 26 Mei 2020, dengan masa pekerjaan selama 150 hari kerja, peket pekerjaan baru saja selesai pada medio Desember tahun 2020.
” Meski paket pekerjaan hancur, namun masih dalam masa pemeliharaan ”, ucap salah satu warga yang namanya tidak mau diunggah.

Ia menambahkan, paket pekerjaan Talud selesai di kerjakan dan mereka biarkan begitu saja tanpa di timbun sehingga, saat ombak musim barat tiba paket pekerjaan Talud tidak kuat menahan beban.
” Alhasil paket pekerjaan rusak dan parahnya, paket pekerjaan Talud bila dilihat seperti batu saja yang di susun karena campuran semen hampir tidak terlihat ”, ungkapnya kesal.

Hingga berita ini diunggah, Pemerintah Daerah Maluku Barat Daya atau Dinas Pekerjaan Umum (DPU) serta DPRD masih belum bisa dikonfirmasi terkait, apa sanksi yang dijatuhkan terhadap CV.Putra Laitutun yang mengakibatkan kerugian uang negara.
Jus.S.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Daerah

Polsek Donomulyo, Hadir Beri Pengamanan Giat Santunan Yatim Piatu Di Desa Kedungsalam Malang

Published

on

Basudewa – Malang, Tahun baru Islam atau yang biasa disebut, Suro dimanfaatkan oleh, Kapolsek Donomulyo Malang guna memberikan pengamanan pada acara Istighosah dan menjalin rantai kebaikan berupa, memberi santunan terhadap Anak Yatim Piatu, Minggu (7/8/2022).

Giat memperingati tahun baru Islam berupa Istighosah dan menjalin rantai kebaikan yang bertema ” Muharram Sebagai Bulan Peningkatan Religius ” .

Selain giat tersebut, tampak juga disertai
langkah kepedulian terhadap sesama yakni, memberi santunan kepada anak Yatim-piatu di Balai Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Melalui data yang diperoleh, yang ter-input ada sekitar 54 Anak Yatim-Piatu yang mendapat bingkisan atau santunan.

Secara terpisah, Kapolsek Donomulyo, AKP.Sutadi, saat ditemui Jagad Warta, mengatakan, bahwa dirinya bersama jajarannya, melakukan langkah pengamanan pada acara tersebut.

Masih menurutnya, giat yang menghadirkan banyak Jamaah juga dihadiri pihak Muspika Kecamatan Donomulyo dan Ketua Lembaga Santunan.

” Pihaknya, sengaja ingin memberikan rasa nyaman dan aman bagi jamaah maupun pihak Muspika Kecamatan Donomulyo, saat acara berlangsung, ” ungkapnya.

Saat disinggung, berapa personel yang turut dikerahkan dalam pengamanan. Masih menurut, AKP. Sutadi, menyampaikan, beberapa anggotanya yang dikerahkan juga ada dari Bhabinkamtibmas, Babinsa Linmas dan Anggota Banser.

” Beberapa saja sih !, diantaranya, Aiptu.Suwito, selaku Bhabinkamtibmas, Serma.Solikin dari Babinsa, Linmas dan Anggota Banser ,” pungkasnya.     MET.

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending