Ricky Andreansyah Salah Satu Komplotan Sabu Latifah Jalani Sidang Perdana.

90

Surabaya-basudewanews.com, Ricky Andreansyah (terdakwa) asal Pulo Wonokromo Surabaya, adalah salah satu dari komplotan Latifah yang terlibat peredaran narkoba jenis sabu terpaksa jalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, pada medio Senin (1/2/2021).

Dipersidangan, Muzaki selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pengganti, dalam dakwaannya, bahwa terdakwa secara sah melakukan perbuatan tindak pidana berupa, mengambil ranjauan narkotika jenis sabu yang dikemas dalam bungkus teh cina atas perintah Amir yang kini statusnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Usai, mengambil ranjauan terdakwa kembali jalani perintah Amir (DPO) guna meranjau sabu seberat 4 gram dan 2,5 gram di area Sepanjang Sidoarjo.

Lebih lanjut, pada medio awal Agustus 2020, terdakwa kembali melaksanakan perintah Amir (DPO) guna meranjau sabu seberat 50 gram di area Gapura Lawang Kabupaten Malang kemudian di pertengahan medio Agustus 2020, terdakwa meranjau sabu seberat 2 gram di jalan Bogowonto Surabaya, hingga akhirnya tertangkapnya terdakwa.

Adapun, barang bukti yang berhasil diamankan berupa, sabu 1 gram dalam bungkus teh cina, tas ransel hitam yang berisi sabu dengan berat total 226,5 gram, timbangan elektrik, 1 unit mobil jenis Livina dan motor matic Scoopy, 3 buah kartu ATM.

Atas perbuatannya, JPU menjerat pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Usai bacaan dakwaan, Majelis Hakim memberi kesempatan terhadap Steven Mandraguna selaku, Penasehat Hukum terdakwa. Dikesempatan yang diberikan Penasehat Hukum terdakwa tidak melakukan eksepsi dakwaan JPU.      MET.