Pasutri Kurir Pil Koplo Tertangkap Saat Nyabu.

151

Surabaya-basudewanews.com, Pasangan suami istri (pasutri) ditenggarai telah melakukan peredaran pil koplo ditangkap Jajaran Polrestabes Surabaya, saat Yani Bagus Arinta dan Nur Arifah (pasutri) memakai narkoba jenis sabu.

Kini nasib pasutri ditentukan oleh, Maya selaku, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, yang mengadili pasutri di meja hijau guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pada medio Rabu (27/1/2021), dihadapan Hisbullah selaku, Majelis Hakim pada persidangan tersebut, JPU dalam bacaan dakwaannya menjerat pasutri sebagaimana
diatur dalam pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf a serta jeratan pasal 197 atau pasal 196 Undang Undang RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Untuk diketahui, Yani Bagus Arinta telah menghubungi Agus Setiawan (napi yang mendekam dalam Lapas Medaeng) guna membeli 10.000 butir pil koplo jenis double L
setelah ada kesepakatan Agus Setiawan mengirimkan pil koplo tersebut, melalui Pandu Ismoyo selaku,jasa kurir.

Hubungan Yani Bagus Arinta berlanjut, hingga diperintahkan oleh Agus Setiawan guna mengambil 15.000 butir pil koplo di terminal Madiun. Atas asas saling menguntungkan keterlibatan Yani Bagus Arinta dan Nur Arifah diendus oleh, Jajaran Polrestabes Surabaya, hingga ditangkapnya pasutri dalam keadaan memakai narkoba jenis sabu. Dalam penangkapan, Jajaran Polrestabes Surabaya, mendapati sebungkus pil koplo dengan jumlah 10.000 butir.                                                    MET.