Wisata Pendakian, Penanggungan Gunung Kecil Nan Eksotik.

66

Mojokerto-basudewanews.com, Gunung Penanggungan yang masuk wilayah Kabupaten Mojokerto dengan tinggi 1.653 mdpl, kini menjadi primadona para pecinta wisata gunung.

Pendaki-pendaki dadakan yang ingin merasakan sensasi baru dengan melihat alam dari ketinggian lebih memilih gunung penanggungan karena melihat ketinggiannya tidak mencapai 2.000 meter dari permukaan laut serta tidak terlalu tinggi juga atau terlalu rendah, mungkin karena itulah dinamakan gunung penanggungan.

Gunung yang dulunya bernama Pawitra ini memang tidak tampak tinggi, tapi sesungguhnya untuk mencapai puncaknya tidak bisa dibilang enteng, karena hampir dari bawah sampai puncak tidak ada medan landai, semuanya menanjak dan curam.

Akses menuju kepuncak ada beberapa diantaranya, melalui desa Tamiajeng dan desa Seloliman. Dengan melalui jalur Seloliman kita akan bertemu dengan banyak candi-candi peninggalan kerajaan Majapahit sedangkan, Jalur Tamiajeng masih lebih banyak diminati para pendaki yang katanya lebih ramah.

Sesampainya di puncak penanggungan kita bisa melihat gunung Arjuna dan Welirang yang berjejer indah juga melihat eksotika perkampungan yang banyak menyebar dibawah.

Bagi para pendaki yang membawa kendaraan sudah tidak perlu takut dengan keamanannya, disini sudah banyak parkir yang disediakan oleh pengelola maupun warga setempat.
” Pendaki gunung penanggungan makin lama semakin banyak, kalau sabtu-minggu bisa sampai ratusan yang naik kepuncak”, tutur Ida salah satu warga Tamiajeng yang juga menerima jasa parkir kendaraan para pendaki.

Himbauan dari pihak pengelola agar setiap pendaki harus dalam kondisi sehat, logistik atau perbekalan yang cukup serta  membawa turun sampahnya yang tidak bisa diurai oleh tanah.                                     BW.