Di PHK Secara Sepihak, PT.Ragam Putra Utama Dilaporkan Ke Polda Jatim Oleh,11 Karyawannya.

66

Surabaya- basudewanews.com, 11 karyawan di berhentikan secara sepihak oleh, PT Ragam Putra Utama (RPU) tanpa pesangon dan belum memenuhi pembayaran upah selama 5 tahun melalui Penasehat Hukumnya 11 karyawan melapor ke Polda Jatim.

Perusahaan bidang karoseri yang beralamat di Jalan Raya Gilang Nomor 2, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, berselisih dengan para mantan karyawan hingga berujung gagalnya upaya be partit (musyawarah) maka upaya hukum ditempuh beberapa karyawannya melalui Penasehat Hukumnya yaitu, Dedy Otto dan Achmad David Firmansyah berupa, membawa perselisihan ke ranah hukum yaitu, dilaporkannya PT.RPU ke Polda Jatim.

Sebelum melangkah ke ranah hukum, PT.RPU tidak pernah hadiri pemanggilan Disnaker Kabupaten Sidoarjo hingga beberapa kali.

Secara terpisah, disampaikan Otto Rudi, selaku, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), mengatakan, ia berharap, ada upaya penyelesaian sesuai peraturan yang berlaku. Namun sayangnya, PT RPU tidak ada upaya guna menyelesaikan.
” Sebenarnya para karyawan berpijak pada be partit (musyawarah) namun tidak ada upaya penyelesaian dari PT.RPU maka ia mengambil langkah upaya hukum”, ujarnya.

Langkah lanjutan, adanya dugaan pelarangan berserikat ia akan mengajukan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
” Dengan adanya berserikat maka peraturan perusahaan bahwa karyawan adalah mitra kerja tidak berlaku yang ada peraturan kerja bersama yaitu, gajinya berapa, jam kerja berapa, tunjangan berapa dan lain-lainnya”, bebernya.

Masih menurutnya, dalam Undang-Undang Kerja gaji karyawan harusnya ada kesepakatan. Bukannya kita mau melanggar Undang-undang pada masa Pandemi, kita memahami keadaan dan ini saja ditolak oleh perusahaan maka kami mengambil upaya hukum guna memberikan efek jera pada perusahaan.

Hingga berita diunggah, pihak Disnaker Kabupaten Sidoarjo maupun PT. RPU masih belum bisa dikonfirmasi lantaran, terkendala suasana Pandemi Covid 19.                    MET.