Akibatkan Polusi Udara, Manajer CV. Luki Surya Timur Minta Maaf Kepada Masyarakat Sekitar.  

99

 

Dobo-basudewanews.com, Ulah dari Pembuangan limbah atau sisa filet ikan yang di lakukan oleh karyawan CV.Luki Surya Timur, memicu Michael Karam selaku, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan Hidup naik pitam karena sudah beberapa kali ditegur sehingga mengakibatkan dirinya turun lapangan melakukan sweeping ke beberapa perusahan ikan termasuk CV. Luki Surya Timur.

Undang undang Republik Indonesi Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pada Bab XV, Ketentuan Pidana, Pasal 97 Tindak pidana dalam undang-undang ini merupakan kejahatan.

Pasal 98  (1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000  (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000, 00 (sepuluh miliar rupiah).

(2) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) mengakibatkan orang luka dan/ atau bahaya kesehatan manusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan denda paling sedikit Rp.4.000.000.000, (empat miliar rupiah) dan paling banyak Rp12.000.000.000,(dua belas miliar rupiah).

(3) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) mengakibatkan orang luka
berat atau mati, dipidana dengan pidana
penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan
paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling sedikit Rp5.000.000.000, (lima miliar rupiah) dan paling banyak Rp.15.000.000.000, (lima belas miliar rupiah).

Pasal 99 (1) Setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan
lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp1.000.000.000, 00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000, 00 (tiga miliar rupiah).

Selain dirinya menyampaikan pasal-pasal pidana ia juga menegaskan, apa bila kejadian ini terulang lagi maka surat ijin akan kami cabut dan proses secara hukum.

Secara terpisah, Hardi selaku, Manajer  CV. Luki Surya Timur, menyampaikan, permintaan maaf kepada Kabag Pengawasan dan Pengendalian  Lingkungan Hidup serta warga sekitar yang karena kelalaiannya mengakibatkan warga merasa tidak nyaman ulah polusi udara yang di akibatkan karena limbah sisa filet ikan yang terdampar di pinggiran pantai.

Ia menambahkan, pihaknya akan bertemu dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup secepatnya untuk meminta maaf serta membicarakan soal dampak pembuangan limbah atau sisa filet ikan dan berupaya menanggulangi limbah agar tidak berdampak sehingga kedepan jangan lagi ada pencemaran lingkungan yang membuat resah warga.  Yus.S.