ASN PN Surabaya, Layak Di Vaksin Karena Pelayan Pencari Keadilan.

36

B

Surabaya-Basudewanews.com, Lockdown tahap III, adalah bentuk bahwa pandemi covid 19 terus menghantui khususnya, di lingkup Pengadilan Negeri Surabaya.

Hal ini tidak dipungkiri, pada medio Kamis (14/1/2021), diketahui ada 4 orang terindikasi covid 19 sehingga Pengadilan Negeri Surabaya, memberlakukan seluruh ASN menjalani pemeriksaan SWAB atau PCR. Alhasil, pemeriksaan SWAB telah diketahui 11 orang terpapar covid 19.

Melalui data yang dihimpun dari Humas PN Surabaya, jumlah keseluruhan para ASN yang terpapar 15 orang dan yang terbanyak terpapar adalah Panitera Pengganti.

Menyikapi virus tersebut, arahan Pengadilan Tinggi Surabaya, agar Pengadilan Negeri Surabaya, melakukan Lockdown.

Lantas cukupkah hanya dengan memberlakukan lockdown hingga ketiga kalinya?.

Sudah selayaknya, Pemerintah Provinsi Jatim maupun Pemerintah Kota Surabaya, guna mengutamakan para ASN maupun para Wakil Tuhan (Hakim) lebih diutamakan
Vaksin Sinovac karena sebagai pelayan publik atau pelayan pencari keadilan.

Hal tersebut, diamini oleh, Martin Ginting selaku, Humas Pengadilan Negeri Surabaya.
Melalui, layanan pesan Via WhatsApp, ia menyampaikan, ” semestinya kami lebih diutamakan Vaksin Sinovac ( Vaksin Yang terbaik )”, ucapnya.

Ia menambahkan, para ASN Pengadilan Negeri Surabaya maupun para Hakim sangat rentan karena intensitas bertemu publik sangat tinggi.

Hal lain, ia meneruskan himbauan dari Joni selaku, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, bahwa seluruh ASN maupun pencari keadilan di Pengadilan Negeri Surabaya, agar tetap patuh kepada Protokol Kesehatan.

Dalam areal PN Surabaya, akan terus melakukan upaya meminimalisir penyebaran virus untuk ditekan seminimal mungkin agar bencana Pandemi Covid 19 segera hilang dari Bumi Nusantara khususnya, dari kota surabaya.                                               MET.